Francesca Farago memberikan balasan telak kepada warganet yang melontarkan komentar negatif mengenai perubahan fisik pascapersalinannya di platform TikTok. Kepribadian media asal Kanada tersebut menegaskan bahwa dirinya hanya menjalani kehidupan normal sebagai ibu baru tanpa ada niat mempromosikan gangguan makan seperti yang dituduhkan sebagian pengguna internet.
Mantan bintang televisi itu sebelumnya menyambut kelahiran anak kembar bernama Locket dan Poetry melalui operasi caesar darurat pada November 2024 lalu. Proses kehamilan hingga persalinan tersebut diakuinya penuh tantangan berat, termasuk perjuangan panjang lewat program bayi tabung atau IVF bersama tunangannya Jesse Sullivan.
Sejumlah pengikut di media sosial sebenarnya telah memberikan dukungan dan meminta para pengkritik agar berhenti ikut campur urusan pribadi orang lain. Namun, Farago merasa perlu turun tangan langsung ketika ada tuduhan ngawur yang menyebut konten kesehariannya membahayakan anak-anak muda.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMelalui video berdurasi singkat, Farago memperlihatkan momen aktif bermain bersama buah hati tercinta sambil mengenakan pakaian cerah. Unggahan tersebut memancing ribuan interaksi sekaligus membuka percusahan luas tentang standar kecantikan tidak realistis yang kerap membebani kaum hawa.
Deretan Selebriti Hollywood Lawan Body Shaming
Fenomena perundungan penampilan fisik ternyata tidak hanya dialami oleh Francesca Farago seorang diri di industri hiburan global. Sejumlah pesohor terkenal Hollywood tercatat pernah pasang badan melawan komentar pedas para warganet usil di dunia maya.
Penyanyi rap Cardi B sebelumnya sempat membela pelantun musik populer Lizzo dari serbuan komentar jahat terkait bentuk tubuh. Langkah serupa juga diambil oleh bintang reality show Erika Jayne saat mendapat kritik pedas hanya karena tampil apa adanya tanpa riasan tebal.
Model ternama Chrissy Teigen turut mengecam warganet yang menjadikan foto pakaian renangnya sebagai bahan lelucon kejam di internet. Para figur publik ini sepakat bahwa masyarakat harus menghentikan kebiasaan buruk mengawasi serta menghakimi fisik perempuan.
Berbagai pengalaman pahit tersebut menunjukkan bahwa tekanan standar kecantikan masih menjadi masalah pelik bagi perempuan terkenal di ruang publik. Dukungan solidaritas antarsesama figur publik diharapkan mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap isu citra tubuh.