Aston Martin tengah mempersiapkan varian paling beringas dari jajaran mobil sportnya yang diyakini akan mengusung nama Vantage RS untuk menantang dominasi Porsche 911 GT3 RS di pasar global. Berdasarkan video uji coba terbaru yang direkam di sirkuit Nurburgring pada awal September 2026, prototipe coupe tersebut tampak digeber habis-habisan hingga memperlihatkan performa aerodinamika yang agresif.
Kendaraan pabrikan Inggris ini diprediksi akan menggendong mesin V8 berkapasitas 4.0 liter dengan sokongan turbocharger yang mampu memuntahkan tenaga lebih dari 700 dk. Bagian eksteriornya mendapatkan berbagai pembaruan aerodinamika masif, termasuk splitter depan yang lebih dalam, winglet, serta sayap belakang raksasa berukuran besar yang terinspirasi dari mobil balap Formula 1.
Saluran pembuangan di bagian belakang juga mengalami penyesuaian dengan empat buah pipa knuot yang diposisikan lebih mendekati bagian tengah diffuser. Meskipun masih menggunakan bodi pengembangan atau development mule, desain bodi keseluruhan menunjukkan keseriusan Aston Martin dalam menggarap mobil trek berkecepatan tinggi ini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagai perbandingan, model standar Aston Martin Vantage dibanderol mulai dari $194.500 atau sekitar Rp3 miliaran pada tahun 2026, sedangkan varian S dijual mendekati angka $200.000. Dengan berbagai peningkatan performa ekstrem tersebut, varian Vantage RS diprediksi bakal memiliki banderol harga yang melampaui angka $250.000 untuk bersaing langsung dengan rival utamanya.
Tantangan Pasar dan Persaingan Ketat di Segmen Supercar
Kehadiran Aston Martin Vantage RS di pasar mobil sport dunia dipastikan tidak akan berjalan mudah karena harus menghadapi persaingan ketat dengan rival beratnya dari Jerman. Porsche sendiri tengah menyiapkan penyegaran facelift 992.2 untuk lini GT3 RS yang dikabarkan bakal mengadopsi sistem induksi paksa dengan estimasi tenaga sekitar 650 dk.
Analis otomotif memperkirakan bahwa banderol harga tinggi tidak akan menjadi hambatan berarti bagi para kolektor maupun pecinta kecepatan yang menginginkan performa maksimal di atas aspal. Keputusan Aston Martin untuk fokus pada aerodinamika tingkat lanjut membuktikan ambisi besar mereka dalam merebut pangsa pasar mobil sport berperforma tinggi.
Pengujian intensif di berbagai sirkuit ikonis seperti Nurburgring menjadi langkah krusial bagi tim insinyur untuk menyempurnakan sektor suspensi, kestabilan, serta aliran udara pada kendaraan. Setiap masukan dari sesi uji coba tersebut dimanfaatkan secara maksimal sebelum versi produksi massalnya resmi diperkenalkan ke publik.
Hingga kini, para penggemar otomotif global masih menantikan pengumuman resmi terkait tanggal peluncuran komersial serta spesifikasi final dari Aston Martin Vantage RS tersebut. Kehadirannya diprediksi bakal mengubah peta persaingan segmen mobil sport hardcore sepanjang tahun 2026 dan masa mendatang.