Choirul Anwar atau Coki Anwar lahir pada 2 Januari 1985 dan dikenal sebagai salah satu komika unik asal Yogyakarta. Sebelum menekuni dunia komedi tunggal, ia merupakan lulusan teknik mesin salah satu universitas di Yogyakarta yang pernah bekerja di instansi pemerintah dan editor surat kabar.
Ia memulai karier stand up comedy pada tahun 2014 bersama komunitas Stand Up Indo Jogja. Coki membangun persona panggung sangat khas, yakni tempramental, terlihat kejam, mengintimidasi penonton, serta jarang tersenyum saat membawakan materi absurd.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeNamanya mulai melambung nasional ketika ia berhasil menembus ajang Stand Up Comedy Academy musim kedua di Indosiar pada tahun 2016. Berada di bawah didikan mentor Daned Gustama, ia konsisten bertahan hingga babak delapan besar.
Tidak berhenti di situ, ia kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan lolos sebagai finalis Stand Up Comedy Indonesia musim ketujuh di Kompas TV pada tahun 2017. Pencapaian tersebut menjadikannya alumni SUCA pertama yang berhasil menembus panggung SUCI.
Karakter Panggung Unik dan Perjalanan Kompetisi
Coki selalu konsisten memadukan materi absurd dengan gaya bicara mengintimidasi serta menyapa penonton menggunakan sapaan khas. Penampilan konsisten ini membuatnya mendapat banyak apresiasi luas dari para juri kompetisi.
Selama berkompetisi di SUCI 7, penampilannya kerap memukau juri senior seperti Pandji Pragiwaksono yang memberikan banyak komentar kocak terkait persona panggungnya yang terbilang tidak biasa.
Langkah Coki dalam ajang SUCI 7 harus terhenti di babak lima besar setelah melalui persaingan ketat dengan komika-komika berbakat lainnya dari berbagai daerah.
Meski sempat mencoba peruntungan kembali lewat babak callback, ia belum berhasil melaju lebih jauh, namun jejak langkahnya tetap dikenang sebagai salah satu komika berkarakter kuat di industri komedi tanah air.