Teuku Abdul Khalid atau dikenal luas sebagai TA Khalid merupakan tokoh politik asal Aceh yang saat ini mengemban amanah sebagai Anggota DPR RI periode 2024-2029. Pria kelahiran Meunasah Mee, 25 Februari 1970 ini duduk di Komisi IV DPR RI yang membidangi sektor pertanian, lingkungan hidup, kehutanan, serta kelautan dan perikanan.
Berdasarkan rekam jejak kariernya, TA Khalid memiliki pengalaman panjang dalam dunia legislatif maupun organisasi. Sebelum melenggang ke Senayan, ia pernah menjabat sebagai Ketua DPR Kota Lhokseumawe periode 2004-2009. Saat ini, ia juga aktif memimpin DPD Partai Gerindra Aceh sebagai Ketua.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat dari Dapil Aceh II, TA Khalid dikenal vokal dalam mengawal program-program kerakyatan. Salah satu fokus perjuangannya adalah memastikan bantuan pemerintah pusat, seperti alat berat excavator untuk pemulihan sektor perikanan pascabencana, tepat sasaran hingga ke tangan masyarakat.
Di luar kesibukannya sebagai legislator, TA Khalid tetap menaruh perhatian besar pada pemberdayaan masyarakat akar rumput. Ia kerap mendorong pembentukan wadah aspirasi seperti "Meusaboh" di berbagai daerah agar masyarakat Aceh dapat lebih terstruktur dalam menyampaikan kebutuhan pembangunan kepada pemerintah pusat.
Riwayat Pendidikan dan Pengalaman Organisasi
Pendidikan formal TA Khalid dimulai dari SDN Jangka Buya (1977-1983), SMPN Tanjongan Samalanga (1983-1986), hingga SMAN Lhokseumawe (1986-1989). Ia kemudian menempuh pendidikan tinggi di Universitas Abulyatama jurusan Teknik Mesin (1989-1994) dan melanjutkan studi manajemen di IMMI Jakarta (2002-2004).
Komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan terus berlanjut hingga saat ini. Tercatat sejak tahun 2023, TA Khalid sedang menempuh pendidikan di Universitas Padjadjaran (UNPAD) dalam tahap persiapan penyusunan disertasi untuk program studi Ilmu Administrasi Bisnis.
Selain bidang akademik, ia memiliki segudang pengalaman organisasi yang matang. TA Khalid pernah menjadi anggota MPU Kota Lhokseumawe, Ketua Partai Bulan Bintang Lhokseumawe, hingga Penasehat di berbagai organisasi kemasyarakatan seperti Ikatan Dakwah Islam (IKADI) dan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Kota Lhokseumawe.
Kombinasi antara latar belakang pendidikan teknik dan manajemen, ditambah pengalaman panjang sebagai praktisi bisnis dan politisi, membuat TA Khalid memiliki perspektif yang komprehensif dalam melihat permasalahan pembangunan daerah. Ia terus berupaya menjembatani kebutuhan daerah Aceh dengan kebijakan strategis di tingkat kementerian.