Sebagaimana diwartakan, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari memberikan respons keras terhadap ketidakhadiran sejumlah kepala organisasi perangkat daerah atau OPD dalam rapat paripurna DPRD Kendal. Ia memastikan para pejabat yang mangkir dari agenda krusial pembahasan rancangan peraturan daerah tersebut akan segera mendapatkan pembinaan serta teguran langsung.
Dalam keterangannya, Bupati bahkan menggunakan istilah jewer untuk menggambarkan bentuk sanksi atau teguran keras yang akan dilayangkan kepada jajaran birokrat yang tidak disiplin tersebut. "Saya sudah mengingatkan juga. Ini nanti akan saya jewer dan Insyaallah saya juga akan langsung ke Pak Sekda," ujarnya saat menanggapi insiden ketidakhadiran anak buahnya.
Menurut pandangan Bupati, kehadiran para kepala OPD dalam setiap agenda bersama legislatif merupakan bentuk tanggung jawab mutlak, khususnya ketika materi yang dibahas menyangkut hajat hidup orang banyak dan tugas pokok fungsi masing-masing instansi. Kedisiplinan internal Pemkab Kendal dinilai perlu dievaluasi total agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi sisi lain, Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq turut melayangkan kritik tajam atas ketidakhadiran sejumlah pejabat tersebut yang sempat memicu interupsi di ruang sidang. Kehadiran OPD dinilai sangat krusial guna memberikan penjelasan secara teknis dan mendalam terkait tiga Raperda strategis yang sedang dibahas bersama pihak legislatif.