Sebagaimana diwartakan oleh media Jerman n-tv, atmosfer panas langsung terasa sejak awal dalam duel televisi antara Menteri Utama Sven Schulze dari partai CDU dan kandidat utama AfD, Ulrich Siegmund, di Magdeburg.
Dalam perdebatan tersebut, Sven Schulze secara terbuka melontarkan kritik tajam terhadap program kerja AfD, termasuk tudingan bahwa partai tersebut berencana menghapuskan wajib belajar demi memulangkan perempuan ke rumah.
Menanggapi serangan tersebut, Ulrich Siegmund balik menuding bahwa sang petahana menyebarkan informasi palsu serta gagal menghadirkan fasilitas publik yang memadai seperti layanan taman kanak-kanak dan makanan sekolah gratis selama puluhan tahun memimpin.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKetegangan semakin meningkat ketika moderator menyinggung istilah kontroversial yang sempat dilontarkan oleh petinggi nasional AfD, Alice Weidel, yang membuat Siegmund berada di posisi canggung untuk membela atau mendefinisikan ulang pernyataannya.
Di sisi lain, Sven Schulze juga menghindari pertanyaan langsung mengenai status hukum Ulrich Siegmund, namun ia memperingatkan publik bahwa para petinggi di lingkaran terdekat sang rival memiliki rekam jejak sayap radikal yang berbahaya.
Mengutip laporan n-tv, perdebatan ini menutup rangkaian kampanye krusial menjelang pemilihan umum di Sachsen-Anhalt yang dijadwalkan berlangsung pada awal September mendatang di tengah dominasi hasil survei yang ketat.