Pakar hukum terkemuka mendesak adanya perombakan kepemimpinan secara menyeluruh di National Museum of American History Smithsonian karena dinilai menampilkan potret masa lalu bangsa yang negatif dan penuh kebencian diri.
Cully Stimson selaku pakar hukum senior dari Heritage Foundation menyatakan bahwa museum tersebut telah terseret dalam upaya kelompok radikal kiri dalam mendefinisikan ulang sejarah Amerika melalui narasi pertentangan kaum penindas dan tertindas.
Pernyataan keras itu muncul menyusul laporan Gedung Putih pada Juli 2026 yang menuduh pihak museum memasukkan unsur agenda politik tertentu dalam pameran permanen mereka.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDirektur Museum Anthea Hartig sebelumnya telah menghadapi sorotan tajam serta dengar pendapat di hadapan kongres terkait tudingan bahwa institusi tersebut telah disusupi oleh aktivisme politik.
Pameran Sejarah Smithsonian Panen Kritikan Tajam
Pihak museum mempertahankan sikap bahwa institusi tetap bersikap nonpartisan namun para kritikus menilai pameran yang ditampilkan mengabaikan pencapaian besar dalam sejarah pembentukan negara.
Kritik pedas diarahkan pada materi pameran yang dianggap lebih menonjolkan sisi kelam masa lalu ketimbang menghadirkan narasi kronologis perjuangan bangsa secara seimbang.
Stimson menyebut pameran di museum utama ibu kota negara tersebut gagal merayakan hari jadi penting Amerika Serikat dengan cara yang layak bagi keluarga dan anak-anak.
Perdebatan mengenai cara penyampaian sejarah ini mempertemukan pandangan antara kubu konservatif yang menuntut objektivitas perayaan dan kubu pendukung yang menganggap evaluasi kritis sangat diperlukan.
Kalangan pendidik dan orang tua di seluruh negeri didorong untuk lebih aktif mengawasi muatan edukasi sejarah yang diberikan kepada generasi muda agar tetap berimbang.
Desakan perombakan total struktur kepemimpinan museum diharapkan mampu mengembalikan fungsi institusi sebagai pusat edukasi kebudayaan yang membanggakan.