Sebagaimana diwartakan oleh RRI.co.id, kunyit merupakan rempah-rempah populer yang dikenal dengan warna kuning cerah dan aroma khasnya, serta sering digunakan sebagai bumbu masakan tradisional maupun bahan jamu herbal. Di balik bentuknya yang sederhana, rempah kuning ini menyimpan kandungan alami berupa kurkumin yang bertindak sebagai antiinflamasi alami untuk meredakan radang dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Berdasarkan laporan yang dikutip dari laman resmi Bio Farma, kunyit atau yang memiliki nama ilmiah Curcuma longa mengandung antioksidan alami yang memberikan warna kuning khas. Selain itu, dalam jumlah kecil yang biasa dikonsumsi sebagai bumbu, kunyit turut mengandung vitamin C, mineral seperti kalium dan zat besi, serat, hingga senyawa antiinflamasi alami yang baik bagi tubuh.
Perlu dicatat bahwa kurkumin sebenarnya memiliki tingkat penyerapan yang rendah jika dikonsumsi sendirian oleh tubuh. Menurut informasi kesehatan, penyerapan kurkumin dapat meningkat secara signifikan apabila dikombinasikan dengan lemak atau piperin yang ditemukan pada lada hitam, sehingga manfaatnya jauh lebih optimal saat diolah bersama bahan makanan lain.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip penjelasan kesehatan, kunyit menyimpan sejumlah manfaat penting yang sering tidak disadari oleh banyak orang. Salah satunya adalah membantu melawan peradangan kronis berkat sifat antiinflamasi kurkumin, serta menjaga kesehatan pencernaan dengan merangsang produksi empedu untuk mengurai lemak dan meredakan rasa begah di perut.
Selain itu, kandungan antioksidan di dalam kunyit berperan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas sehingga daya tahan tubuh dapat bekerja lebih optimal. Rempah tradisional ini juga telah lama diandalkan oleh banyak perempuan untuk membantu mengurangi kram serta nyeri haid saat menstruasi.
Sifat antibakteri dan antioksidan yang dimilikinya turut dimanfaatkan dalam perawatan tradisional guna menjaga kesehatan kulit agar tetap segar. Kendati demikian, berbagai manfaat tersebut sifatnya sebagai pendukung dan bukan pengganti pengobatan medis profesional.
Masyarakat diimbau untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga kesehatan apabila memiliki keluhan tertentu atau berencana mengonsumsi kunyit dalam bentuk suplemen dengan dosis tinggi.