Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Fakta Menarik Opera Werther Karya...
BERITA

Fakta Menarik Opera Werther Karya Jules Massenet di Wetzlar

By Rudi Weslan Rifadi 2 min read 4 September 2026
Pementasan opera Werther karya Jules Massenet di panggung internasional

Pementasan opera Werther karya Jules Massenet di panggung internasional

Werther merupakan opera drame lyrique dalam 4 babak karya komponis asal Prancis Jules Massenet dengan libretto garapan Édouard Blau, Paul Milliet, dan Georges Hartmann. Pementasan perdana opera tersebut berlangsung pada 16 Februari 1892 di Teater Imperial Hofoper di Vienna, Austria, dalam terjemahan bahasa Jerman oleh Max Kalbeck.

Karya seni panggung tersebut diadaptasi secara bebas dari novel epistolary terkenal karya Johann Wolfgang von Goethe berjudul The Sorrows of Young Werther yang diterbitkan pada 1774. Proses pembuatan komposisi musiknya dimulai sejak 1885 dan diselesaikan pada 1887, sebelum akhirnya ditolak oleh Léon Carvalho selaku direktur Paris Opéra-Comique karena dianggap terlalu serius.

Pertunjukan berbahasa Prancis pertama kali diselenggarakan di Geneva pada 27 Desember 1892, disusul pementasan perdana di Prancis oleh Opéra-Comique di Théâtre Lyrique pada 16 Januari 1893. Sejak saat itu, opera tersebut mulai masuk dalam repertoar tetap dan telah dipentaskan lebih dari 1.100 kali di gedung pertunjukan tersebut selama setengah abad berikutnya.

Sepanjang sejarah pementasannya di kancah internasional, peran utama Werther yang awalnya ditulis khusus untuk suara tenor pernah disesuaikan untuk baritone oleh Mattia Battistini di Saint Petersburg pada 1902. Karya monumental ini tetap rutin dipentaskan di berbagai belahan dunia serta telah direkam dalam bentuk audio sebanyak puluhan kali oleh orkestra ternama.

Sinopsis dan Latar Cerita Opera Werther di Jerman

Kisah dalam opera Werther berlatar belakang di kota Wetzlar, Jerman, pada rentang waktu antara bulan Juli hingga Desember 1772. Cerita berpusat pada seorang penyair muda berusia 23 tahun bernama Werther yang jatuh cinta secara mendalam kepada Charlotte, seorang gadis berusia 20 tahun.

Charlotte sendiri telah berjanji di hadapan ibunya yang telah meninggal dunia untuk menikah dengan Albert, pria berusia 25 tahun yang merupakan tunangannya. Konflik batin mencapai puncaknya ketika Charlotte dan Albert resmi menikah, membuat Werther merasa terpuruk dan berjuang menghadapi keputusasaan dalam hidupnya.

Menjelang perayaan malam Natal, Werther mengunjungi Charlotte secara diam-diam dan membacakan puisi karya Ossian yang menyadarkan mereka akan perasaan cinta terpendam di antara keduanya. Setelah momen perpisahan yang penuh air mata, Werther mengirimkan surat kepada Albert untuk meminjam pistol dengan alasan hendak melakukan perjalanan jauh.

Charlotte segera berlari menyusul setelah merasakan firasat buruk, namun ia datang terlambat karena Werther telah menembak dirinya sendiri di apartemen. Opera ditutup dengan adegan tragis saat Werther menghembuskan napas terakhir di pangkuan Charlotte diiringi alunan suara anak-anak menyanyikan lagu Natal di luar bangunan.

Topics
werther jules massenet opera wetzlar goethe musik klasik teater seni panggung
Jurnalis Senior

Rudi Weslan Rifadi adalah jurnalis berpengalaman dengan dedikasi tinggi dalam menyajikan berita akurat dan mendalam. Dengan latar belakang yang kuat di bidang jurnalistik, ia telah meliput berbagai peristiwa penting dan menyajikannya dengan gaya penulisan yang tajam serta analitis.