Sebagaimana diwartakan oleh media CBN, festival kuliner SP Gastronomia yang berlangsung di Parque Villa-Lobos, Zona Oeste de São Paulo, menghadirkan berbagai tenant restoran ternama, produsen lokal, hingga panggung musik menarik. Salah satu daya tarik utama dalam perhelatan tersebut adalah kehadiran Camélia Odòdó, sebuah restoran 100 persen vegan yang mengusung konsep pemanfaatan bahan-bahan lokal serta referensi kuliner afro-brasileira.
Berdasarkan laporan yang sama, restoran yang didirikan oleh chef sekaligus presenter terkenal Bela Gil pada tahun 2021 ini membawa empat pilihan menu unggulan ke dalam festival. Menu-menu tersebut antara lain coxinha de jaca yang legendaris, taco dengan tortilha berbahan milho agroecológico, salpicão de tofu defumado, hingga hidangan cogumelos salteados yang dimasak langsung di lokasi acara.
Menurut penjelasan chef Maurício Pinkusfeld yang dikutip dari laporan media, pemilihan menu telah disesuaikan agar tetap lezat sekaligus efisien menghadapi lonjakan pengunjung. "Untuk SP Gastronomia, a gente trouxe um pouco de cada coisa que a gente serve no Camélia, ou já serviu. Coisas que funcionam muito bem em festival," ujarnya mengenai partisipasi mereka.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLebih lanjut, chef Maurício menjelaskan bahwa salah satu menu favorit pengunjung adalah coxinha de jaca, yang menggunakan adonan cará bebas gluten, dibalut tepung jagung kasar, serta diisi nangka suwir berbumbu khas dengan tambahan catupiry dari kacang mete. "As coxinhas são a marca registrada do Camélia. São indescritivelmente gostosas," ungkapnya, seraya menambahkan bahwa hidangan tersebut kerap disukai bahkan oleh pengunjung karnivora.
Mengutip laporan tersebut, restoran yang berlokasi di Vila Madalena ini berkomitmen untuk menyajikan makanan sehat dengan porsi bahan organik mencapai lebih dari 90 persen dari total keseluruhan bahan yang digunakan. Melalui keikutsertaan di festival ini, Camélia Odòdó berhasil membuktikan bahwa kuliner vegan mampu berpadu harmonis dengan cita rasa tradisional yang akrab di lidah masyarakat.