Film Boss garapan sutradara Ra Hee-chan sukses merajai box office Korea Selatan berkat kisah komedi aksi segar tentang perebutan kursi kepemimpinan gangster. Sinema layar lebar tersebut merupakan film remake dari karya hit Hong Kong Once a Gangster yang dirilis pada tahun 2010 lalu.
Cerita film ini berfokus pada tiga kandidat utama yang bersaing memperebutkan posisi puncak organisasi, masing-masing dengan ambisi unik yang jauh dari kesan preman menyeramkan. Ada Soon-tae yang memimpikan restoran китайский miliknya, Kang-pyo yang kecanduan tanco, serta Pan-ho yang sangat berambisi menjadi bos sejati.
Sebelum meramaikan bioskop komersial, film ini lebih dulu mencatatkan pemutaran perdana dunia pada ajang Busan International Film Festival ke-30 dalam kategori Korean Cinema Today. Antusiasme penonton langsung terlihat begitu karya ini dirilis secara serentak di bioskop domestik pada awal Oktober 2025.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePerolehan penonton harian langsung melesat tinggi sejak hari pertama penayangan di ribuan layar lebar seluruh negeri. Capaian fantastis tersebut menempatkan film ini sebagai salah satu tontonan terlaris selama liburan Chuseok dan mendulang pendapatan box office multimilyar dolar.
Deretan Aktor Ternama dan Rekor Penonton
Deretan aktor papan atas turut membintangi film Boss termasuk Jo Woo-jin, Jung Kyung-ho, serta Park Ji-hwan yang menampilkan akting kocak penuh kelakar. Kehadiran para bintang senior tersebut memberikan daya tarik kuat bagi para penikmat film komedi aksi di berbagai belahan dunia.
Rekor impresif berhasil diukir ketika film ini mampu menembus angka satu juta penonton hanya dalam kurun waktu lima hari penayangan perdana. Pencapaian tersebut menjadikannya sebagai salah satu film Korea tergesit yang mencapai angka tersebut untuk penayangan periode bulan Oktober.
Jumlah kumulatif penonton terus merangkak naik hingga melampaui dua juta tiket terjual dalam sepuluh hari pertama sejak resmi menyapa penggemar di bioskop. Kesuksesan komersial ini membuktikan bahwa kombinasi genre aksi dan komedi slapstick masih menjadi daya tarik utama bagi publik.
Distribusi internasional yang dipegang oleh agen penjualan global turut memperluas jangkauan penayangan film ini ke berbagai festival perfilman internasional di kawasan Asia.