Film anime original Grotesqqque karya sutradara Atsushi Nishigori bersama studio CloverWorks dijadwalkan meramaikan bioskop Jepang mulai tanggal 6 November 2026. Proyek film ini pertama kali diumumkan pada ajang Anime Expo 2024 dan menarik perhatian besar para pencinta anime karena mengusung konsep omnibus yang unik.
Proyek film produksi Aniplex dan JOEN ini menghadirkan tiga cerita berbeda dengan latar dunia yang bervariasi. Tiga kisah tersebut melibatkan deretan pengisi suara papan atas serta musisi lintas genre yang siap memberikan pengalaman audio visual memukau bagi para penonton di seluruh dunia.
Dalam jajaran pengisi suara, film ini menampilkan talenta-talenta populer seperti Kana Ichinose, Gen Hoshino, Sara Minami, Ikumi Hasegawa, Saori Hayami, hingga Maaya Uchida. Kombinasi para seiyuu ternama ini dipastikan mampu menghidupkan karakter-karakter kompleks dalam setiap segmen cerita yang disajikan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebelum penayangan perdananya di bioskop domestik Jepang, Grotesqqque lebih dulu menggelar pemutaran perdana dunia di ajang Fantasia International Film Festival ke-30 di Montreal. Antusiasme tinggi dari para penggemar internasional membuat film ini menjadi salah satu tontonan paling diantisipasi tahun ini.
Tiga Cerita Unik dalam Satu Sinema Omnibus
Segmen pertama dalam film ini berfokus pada kisah seorang gadis alien yang bercita-cita menjadi duta besar Bumi namun justru memicu kekacauan bersama sekutu pegawai negerinya. Alur cerita penuh komedi situasi ini menjanjikan dinamika interaksi yang menghibur sekaligus menegangkan bagi penonton.
Segmen kedua mengangkat kisah tentang seorang siswi dropout SMA yang terjebak dalam permainan battle royale mematikan bertajuk Queen of Butterflies. Karakter tersebut terpaksa bekerja sama dengan pemain misterius yang memiliki kekuatan luar biasa demi bertahan hidup di tengah urban legend.
Segmen ketiga menyuguhkan kisah bernuansa kelam mengenai vampir darah murni dan kelompok manusia yang berubah menjadi vampir di tengah dunia saat umat manusia telah punah. Perjalanan hidup mereka diuji ketika sebuah peristiwa tak terduga mengubah rutinitas harian kelompok tersebut secara drastis.
Dari sisi musik, film ini melibatkan puluhan kontributor musik berbakat dengan lagu tema utama berjudul Shoot Shoot Shoot yang dibawakan oleh Metalverse. Kehadiran elemen musik kaya warna ini semakin memperkuat identitas artistik dari karya terbaru garapan Atsushi Nishigori.