Fosil dinosaurus pemakan tumbuhan berusia 125 juta tahun yang ditemukan di China mengejutkan para ilmuwan karena memperlihatkan struktur duri berongga pada bagian kulit yang mirip dengan duri landak.
Spesies baru yang dinamai Haolong dongi ini bagian dari kelompok Iguanodontia dan memperlihatkan pelestarian jaringan lunak luar biasa langka hingga tingkat sel mikroskopis setelah tertimbun selama jutaan tahun.
Berdasarkan analisis pemindaian sinar-X serta histologi resolusi tinggi, para peneliti menduga duri berongga tersebut berfungsi sebagai alat pertahanan diri, sarana pengatur suhu tubuh, atau struktur sensorik.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeski demikian, misteri masih menyelimuti temuan ini karena spesimen yang diteliti merupakan dinosaurus berusia muda, sehingga para ahli belum dapat memastikan apakah struktur duri tersebut tetap ada saat dewasa.
Menguak Misteri Evolusi dan Jaringan Lunak Purba
Penemuan luar biasa ini dipublikasikan dalam jurnal Nature Ecology & Evolution sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada paleontolog China, Dong Zhiming, atas kontribusinya pada catatan fosil dinosaurus.
Studi terhadap jaringan lunak seperti kulit dan sisik terbukti memberikan wawasan jauh lebih mendalam mengenai cara hidup, mekanisme pertahanan, dan adaptasi lingkungan purba dibandingkan sekadar mengandalkan fosil tulang.
Walaupun kelompok dinosaurus berparuh ini telah diteliti sejak abad ke-19, karakteristik anatomis berupa duri berongga baru pertama kalinya teridentifikasi pada garis keturunan tersebut.
Para ilmuwan meyakini bahwa eksplorasi lanjutan pada koleksi museum maupun temuan fosil baru di masa depan akan terus memperkaya pemahaman umat manusia tentang keanekaragaman hayati masa lampau.