Layanan pemindaian buku massal untuk pelatihan kecerdasan buatan atau AI mendadak disorot publik setelah perusahaan database buku ISBNdb menghapus halaman situs resminya.
Berdasarkan laporan dari 404 Media, penghapusan tersebut mencakup bagian situs yang sebelumnya mengiklankan penyediaan buku cetak massal guna kebutuhan model bahasa besar.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebelum dihapus, halaman itu sempat menarik perhatian karena menawarkan kemitraan strategis dalam pengadaan literatur fisik skala besar demi memenuhi kebutuhan data AI.
Publik sempat dihebohkan dengan narasi kontroversial dari pihak perusahaan yang mengeklaim bahwa nilai dari fisik buku yang dihancurkan telah bermigrasi ke ranah intelektual.
Klarifikasi ISBNdb dan Lonjakan Pembelian Buku Bekas
Menanggapi kontroversi tersebut, pihak ISBNdb memberikan klarifikasi kepada 404 Media bahwa halaman penawaran itu murni hanya sebatas uji coba minat pasar semata.
Pihak manajemen menegaskan bahwa layanan penghancuran buku untuk keperluan ekstraksi data pelatihan kecerdasan buatan tersebut tidak pernah benar-benar direalisasikan.
Kendati demikian, aktivitas pembelian buku bekas dalam jumlah besar secara misterius tetap terdeteksi mengalami lonjakan signifikan dari para pembeli pihak ketiga.
Sejumlah penjual buku loak melaporkan adanya gelombang pesanan tidak biasa yang polanya sangat berbeda jauh dari kebiasaan transaksi para konsumen umum di pasaran.