Mengutip laporan media, kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, semakin mengganas dan meluas hingga menghanguskan area seluas lebih dari 90 hektare. Berdasarkan laporan, kobaran api bahkan telah merembet dan mendekati kawasan permukiman padat penduduk.
Sebagaimana diwartakan, titik kebakaran terbaru menerjang kawasan Kelurahan Tampo di Kecamatan Mengkendek serta Kelurahan Mebali di Kecamatan Gandangbatu Sillanan. Tambahan lahan terbakar seluas enam hektare di lokasi tersebut membuat jarak antara kobaran api dan rumah warga kini hanya berkisar seratus meter saja.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Tim Satgas Karhutla gabungan yang terdiri atas Balai Dalkarhut Wilayah Sulawesi, KPH Saddang I, Manggala Agni, TNI-Polri, Damkar, BPBD, serta warga setempat berjuang keras melakukan pemadaman. Upaya pencegahan dilakukan secara intensif agar api tidak sampai menghanguskan fasilitas dan tempat tinggal warga.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKepala UPT KPH Saddang I, Kadang, menyatakan bahwa "Kondisi medan pegunungan dan minimnya ketersediaan air menjadi kendala utama kami dalam mengendalikan titik api, selain sarana penanganan yang masih terbatas".
Berdasarkan hasil pemetaan awal yang dilakukan pihak berwenang, maraknya insiden kebakaran hutan dan lahan di wilayah ini diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembukaan lahan perkebunan baru menggunakan metode pembakaran.