Kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Jembrana menyebabkan sekitar 450 kepala keluarga di Kelurahan Pendem mengalami krisis air bersih.
Warga terdampak ini tersebar di dua wilayah berbeda yaitu Lingkungan Pancardawa serta Lingkungan Dewasana.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePelaksana Tugas Lurah Pendem I Putu Eko Darma Wirawan menjelaskan bahwa warga selama ini mengandalkan sumber air dari sumur di kawasan pegunungan.
Namun musim kemarau yang berkepanjangan membuat debit air dari gunung mengecil drastis sehingga tidak mampu mengaliri seluruh rumah warga secara merata.
Distribusi Bantuan Air Bersih
Pemerintah kelurahan bersama instansi terkait terus berupaya mengirimkan suplai air bersih setiap hari dengan kapasitas sekitar 800 hingga 1.000 liter per pengiriman.
Selain pengiriman air tangki, sejumlah titik kekeringan juga telah mendapatkan bantuan pembuatan fasilitas sumur bor dari pihak kepolisian.
Meskipun dua sumur bor telah selesai dibangun dan berfungsi, fasilitas tersebut belum sepenuhnya mampu mencakup seluruh wilayah yang kekurangan air.
Kondisi kekeringan ini diperkirakan masih akan terus dirasakan oleh warga setempat hingga puncak musim kemarau berakhir.