Komposer Karen LeFrak mendadak menuai sorotan publik internasional setelah berhasil menembus pencapaian 60 juta streams di usianya yang menginjak 79 tahun. Perjalanan karier musik profesionalnya bermula secara tidak sengaja ketika produser musik ternama David Foster mendatangi kediamannya untuk keperluan sesi pemotretan.
Saat pertemuan tersebut berlangsung, Karen LeFrak memberanikan diri menunjukkan salah satu komposisi karya aslinya kepada David Foster guna meminta pandangan profesional. Tanpa diduga, sang maestro musik langsung terpukau dengan kemampuan menulis melodi yang dimiliki oleh komposer senior tersebut.
"Dia melihat ke arah saya dan bertanya apakah saya punya karya lain, lalu saya tunjukkan banyak sekali lembar partitur," kenang Karen LeFrak menceritakan momen berharga dalam hidupnya. "Dia mengatakan bahwa kemampuan menulis melodi seperti itu sudah sangat jarang ditemukan di era modern saat ini," imbuhnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMelihat bakat besar yang terpendam, David Foster langsung meminta manajernya untuk membentuk tim khusus guna membantu mendistribusikan karya musik Karen ke khalayak luas. Dukungan penuh dari sang musisi legendaris akhirnya mengantarkan Karen merilis album debutnya pada tahun 2021 dan sukses besar di platform digital.
Perjalanan Karya American Promise dan Rekaman di Abbey Road
Album American Promise menjadi salah satu mahakarya terbaru Karen LeFrak yang dipersembahkan khusus untuk menyambut perayaan ulang tahun kemerdekaan Amerika Serikat ke-250. Proses kreatif pembuatan album ini melibatkan orkestra kenamaan dunia dan direkam di studio legendaris Abbey Road bersama London Symphony Orchestra.
"Ketika proses rekaman selesai, aranger saya mengatakan bahwa komposisi ini sangat bagus dan wajib untuk direkam secara profesional," ujar Karen LeFrak penuh rasa bangga. "Siapa sangka di usia senja saya bisa berjalan menyeberang di zebra cross Abbey Road untuk mengabadikan karya musik ini," sambungnya.
Komposisi megah tersebut memuat narasi kutipan penting dari Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat yang dipadukan secara harmonis dengan alunan musik orkestra klasik. Karen berharap karya terbarunya mampu menyampaikan pesan persatuan sekaligus menumbuhkan rasa apresiasi mendalam bagi setiap pendengarnya.
"Musik adalah bahasa pemersatu yang agung tanpa memandang latar belakang politik ataupun perbedaan," tutur Karen LeFrak menutup perbincangan mengenai filosofi di balik karya seninya.