Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Kisah Marion Cotillard dalam Roma...
BERITA

Kisah Marion Cotillard dalam Roma Elastica, Penghormatan Sinema Italia

By Redaksi Kabayan News 3 min read 16 Agustus 2026
Marion Cotillard dalam adegan film Roma Elastica

Marion Cotillard dalam adegan film Roma Elastica

Film Roma Elastica menjadi sorotan dalam gelaran Cannes Film Festival 2026 yang berlangsung pada Mei lalu. Karya terbaru sutradara Bertrand Mandico ini menghadirkan aktris ternama Marion Cotillard sebagai pemeran utama, yang memerankan sosok aktris Prancis bernama Eddie di tengah krisis kariernya.

Cerita dalam film ini berlatar belakang tahun 1982 di kota Roma, Italia. Eddie dikisahkan sedang berusaha menyelesaikan proyek film fiksi ilmiah yang kemungkinan besar menjadi film terakhir sepanjang perjalanan karier profesionalnya sebagai seorang aktris.

Menurut Bertrand Mandico, produksi ini merupakan bentuk penghormatan mendalam bagi para master dan legenda sinema Italia. Dalam proses penggarapannya, film ini melibatkan kerja sama internasional antara pihak Prancis dan Italia, termasuk dukungan dari Rai Cinema serta Kementerian Kebudayaan Italia.

Proses syuting film dilakukan di beberapa lokasi ikonik, termasuk Nice di Prancis serta studio legendaris Cinecittà di Roma. Seluruh visual dalam film ini direkam menggunakan teknik 35mm film oleh Nicolas Eveilleau, guna menangkap nuansa estetik yang autentik sesuai latar waktu cerita.

Antusiasme Penonton dan Harapan di Cannes

Selain Marion Cotillard, jajaran pemeran dalam film ini diisi oleh aktor-aktor papan atas lainnya seperti Noémie Merlant, Isabella Ferrari, hingga Franco Nero. Kehadiran para aktor lintas generasi tersebut memperkuat narasi emosional yang diangkat oleh Mandico dalam karya komedi-drama ini.

Setelah penayangan perdana di sesi Midnight Screenings Cannes, Roma Elastica dijadwalkan untuk dirilis secara luas di bioskop Prancis melalui Condor Distribution pada 23 Desember 2026. Sementara itu, Europictures akan menangani distribusi film ini untuk wilayah Italia.

Antusiasme publik terhadap Roma Elastica terlihat jelas saat film ini berkompetisi untuk memperebutkan penghargaan Queer Palm di Cannes Film Festival 2026. Karya ini menarik perhatian karena visi artistik Mandico dalam memadukan elemen sejarah perfilman dengan gaya penceritaan kontemporer.

Para produser, Thomas dan Mathieu Verhaeghe, sejak awal sangat percaya bahwa kolaborasi lintas negara ini akan memberikan dampak signifikan bagi dunia sinema. Dukungan finansial yang diberikan oleh CNC Prancis sejak tahap pengembangan juga membuktikan keyakinan industri terhadap proyek ini.

Meskipun detail plot sempat dirahasiakan selama masa produksi, pengumuman resmi dari CEO Cinecittà, Manuela Cacciamani, mengenai tema tribut sinema Italia memicu rasa penasaran penggemar film di seluruh dunia. Keputusan untuk menggandeng aktor-aktor berpengalaman juga dinilai sebagai langkah strategis bagi kualitas akting film tersebut.

Keberhasilan film ini dalam mendapatkan ruang di festival internasional bergengsi menegaskan posisi Bertrand Mandico sebagai sutradara visioner. Penonton kini menantikan kehadiran Roma Elastica di layar lebar sebagai penutup akhir tahun yang diharapkan mampu memberikan perspektif baru bagi penikmat film klasik dan modern.

Topics
roma elastica marion cotillard bertrand mandico film italia cannes film festival cinecittà sinema film 2026
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.