Film Domm yang disutradarai Redoan Rony resmi tayang pada 21 Maret 2026 dan langsung mencuri perhatian penikmat sinema Bangladesh. Mengusung genre survival thriller, karya ini mengangkat kisah nyata Md. Noor Islam, seorang pekerja BRAC yang menjadi korban penyanderaan Taliban di Afghanistan selama 84 hari pada 2008 silam.
Banyak pihak menyoroti akting memukau Afran Nisho yang beradu peran dengan Chanchal Chowdhury untuk pertama kalinya. Keduanya dinilai sukses membawakan cerita tentang ketangguhan mental seorang manusia saat menghadapi situasi paling kritis dalam hidupnya.
Sebelum resmi dirilis, film ini sempat diwarnai isu kemiripan adegan dengan film India The Goat Life. Namun, Redoan Rony dengan tegas membantah tuduhan plagiarisme tersebut dan menegaskan bahwa Domm merupakan karya orisinal yang berlandaskan fakta sejarah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeskipun menerima banyak ulasan positif dari kritikus dan penonton, perolehan box office film ini tidak sepenuhnya mulus. Meski demikian, Domm kini tercatat sebagai film Bangladesh dengan pendapatan tertinggi ketiga sepanjang tahun 2026.
Dukungan Moral dan Produksi Kelas Dunia
Proses produksi film ini terbilang cukup ambisius dengan melibatkan syuting di lokasi internasional seperti Kazakhstan. Dedikasi kru dan pemain mendapat apresiasi tinggi karena berhasil merekonstruksi atmosfer mencekam dari kisah nyata yang diangkat.
Pihak Bangladesh Film Certification Board juga memberikan lampu hijau dengan meloloskan film ini tanpa sensor sedikit pun. Karya tersebut mendapatkan sertifikat U atau Unrestricted, yang berarti aman dan layak disaksikan oleh semua kalangan penonton.
Kembalinya Sabina Yasmin yang menyanyikan ulang lagu Ei Mon Tomake Dilam juga menambah nilai emosional bagi penonton setia. Lagu legendaris itu berhasil membawa nostalgia setelah 44 tahun sejak pertama kali muncul di layar lebar.
Kini, Domm tidak hanya dipandang sebagai produk hiburan semata, melainkan sebuah aset kebanggaan industri perfilman Bangladesh. Keberhasilan distribusi hingga ke Amerika Serikat dan Kanada membuktikan kualitas narasi yang ditawarkan mampu diterima pasar global.