Perjalanan panjang mewujudkan film Evita ke layar lebar membutuhkan waktu lebih dari lima belas tahun sejak album konsep musikal karya Tim Rice dan Andrew Lloyd Webber dirilis pada tahun 1976. Proyek adaptasi ini sempat berpindah tangan ke berbagai studio besar Hollywood, menghadapi pergantian sejumlah sutradara ternama, serta melibatkan perdebatan panjang terkait pemilihan pemeran utama yang dinilai paling pas.
Banyak aktris papan atas sempat dipertimbangkan untuk memerankan karakter Eva Peron, mulai dari Michelle Pfeiffer hingga Meryl Streep yang bahkan sudah sempat melakukan rekaman awal bersama produser. Namun, berbagai kendala mulai dari anggaran biaya hingga mundurnya para sineas membuat proyek adaptasi kisah hidup istri Presiden Argentina tersebut sempat mengalami jalan buntu selama bertahun-tahun.
Titik terang mulai terlihat ketika sutradara Alan Parker mengambil alih kendali penulisan naskah dan penyutradaraan pada akhir tahun 1994 dengan pendekatan yang berfokus pada album asli karya Rice dan Webber. Parker menegaskan bahwa kisah tersebut merupakan sebuah cerita perjuangan hidup seorang gadis dari latar belakang biasa yang berhasil menjadi wanita paling berkuasa di negaranya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeTerpilihnya Madonna sebagai pemeran utama menjadi babak baru yang penuh dedikasi, di mana sang bintang menjalani pelatihan vokal intensif demi membawakan seluruh lagu secara mandiri. Meskipun proses produksi di Argentina sempat memicu kontroversi dan aksi protes dari warga setempat, film tersebut akhirnya sukses besar secara global dan memenangkan berbagai penghargaan bergengsi.