Madonna bukan sekadar ikon musik dunia, namun juga seorang penulis produktif yang telah menelurkan berbagai karya sastra selama dekade berkarier di industri hiburan.
Bakat kepenulisan pelantun "Like a Virgin" ini tercatat dalam belasan buku meja kopi, koleksi artikel, hingga seri buku anak-anak yang sukses memuncaki daftar buku terlaris.
Karya pertamanya yang berjudul "Sex" pada tahun 1992 mencuri perhatian publik dunia melalui sajian visual provokatif yang sempat memicu perdebatan sengit di media.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKeberhasilan ini membuktikan jangkauan kreatif Madonna yang luas, melampaui panggung konser dan studio rekaman untuk menjajaki dunia literasi secara serius.
Sukses di Dunia Literasi Anak
Kiprah Madonna dalam dunia literasi anak dimulai saat ia menandatangani kontrak dengan Callaway Arts & Entertainment pada tahun 2003.
Buku anak pertamanya, "The English Roses", mendapatkan respons luar biasa hingga diterjemahkan ke dalam 42 bahasa dan beredar luas di lebih dari 100 negara.
Inspirasi cerita-cerita tersebut diakui Madonna bersumber dari pembelajaran spiritual Kabbalah yang sarat akan nilai moral bagi para pembaca muda.
Kesuksesan ini kemudian memicu tren selebriti dunia untuk terjun ke pasar buku anak-anak, mengukuhkan pengaruh Madonna yang signifikan sebagai seorang penulis.