Pernyataan publik Travis Kelce terkait pernikahannya dengan Taylor Swift menuai protes dari para tamu undangan karena aturan kerahasiaan atau nondisclosure agreement yang dinilai tidak adil. Kericuhan bermula ketika bintang NFL tersebut berbicara secara terbuka kepada media mengenai momen bahagia mereka pada 12 Agustus 2026.
Pernikahan yang digelar secara megah di Madison Square Garden pada 3 Juli lalu mewajibkan sekitar 1.100 tamu undangan untuk menandatangani perjanjian kerahasiaan elektronik. Aturan tersebut melarang para tamu membagikan detail apapun ke publik, sementara pengantin baru kini bebas mengontrol narasi pernikahan mereka sendiri.
"Jadi pengantin boleh membahasnya, tetapi kami tidak boleh? Rasanya selalu ada satu aturan untuk Taylor dan aturan lain untuk orang lain," ucap salah satu tamu undangan yang enggan disebutkan namanya menanggapi situasi tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeski sebagian tamu merasa kesal dengan penerapan standar ganda tersebut, sebagian lainnya memilih membela pasangan selebritas ini. Mereka berpendapat Taylor Swift dan Travis Kelce berhak membagikan kenangan pernikahan mereka sesuai jadwal pribadi demi melindungi privasi.
Aturan Ketat dan Polemik Biaya Pernikahan
Protes dari tamu lingkaran luar semakin menguat setelah terungkap bahwa keluarga dan sahabat terdekat pasangan tersebut dibebaskan dari kewajiban menandatangani perjanjian kerahasiaan. Perbedaan perlakuan ini memicu perbincangan hangat di kalangan penggemar maupun pengamat industri hiburan.
Selain persoalan perjanjian kerahasiaan, perhelatan akbar yang menghabiskan estimasi biaya hingga USD 30 juta atau sekitar Rp480 miliar ini juga sempat menjadi sorotan publik terkait pengamanan. Politisi setempat sempat mempermasalahkan pengerahan aparat kepolisian sebelum akhirnya pihak penyelenggara menyelesaikan urusan izin.
Hingga kini, baik Taylor Swift maupun Travis Kelce belum memberikan tanggapan resmi secara langsung terkait keluhan para tamu mengenai aturan kerahasiaan tersebut. Pasangan ini memilih fokus menikmati awal perjalanan rumah tangga mereka di tengah sorotan media internasional.
Berbagai detail tambahan, foto, maupun dokumentasi video pernikahan mewah ini diperkirakan akan terus bermunculan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan sesuai dengan rencana pihak manajemen.