Pembalap Scuderia Ferrari Lewis Hamilton menyatakan bahwa timnya kini memiliki arah pengembangan mobil yang jauh lebih jelas dan terarah untuk menghadapi paruh musim Formula 1 2026. Scuderia membawa peningkatan komponen mesin terbaru pada balapan kandang di Grand Prix Italia akhir pekan ini.
Meskipun mengakui satu peningkatan saja belum cukup untuk mengubah Ferrari menjadi penantang gelar juara dunia secara instan, Hamilton tetap mengapresiasi setiap progres kecil yang dihadirkan oleh para insinyur di pabrik Maranello. Ia mengungkapkan bahwa Ferrari masih menghadapi defisit kecepatan sekitar empat persepuluh detik per lap pada balapan sebelumnya.
"Setiap hal kecil sangat membantu. Sampai titik tahun ini, kami kalah, bahkan di balapan terakhir pada sirkuit yang begitu pendek, kami kalah empat persepuluh detik per lap sepanjang balapan. Jadi itu defisit yang sangat besar dan kami membawa itu sepanjang tahun sampai saat ini," ujar Hamilton.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePerubahan terbesar yang dirasakan juara dunia tujuh kali tersebut dibandingkan musim lalu terletak pada filosofi dan fokus kerja tim di balik layar. Hamilton mengaku terkesan melihat dedikasi para teknisi yang kini memiliki target teknis jauh lebih terukur.
"Saya melihat fokus yang berbeda tahun ini dibanding tahun lalu. Tahun lalu, saya merasa tidak ada North Star yang nyata. Dan sekarang kami punya North Star. Kami tahu kami harus bekerja menuju ke arah itu," tambahnya.
Dari analisis Kabayan News, kehadiran arah pengembangan yang konsisten serta pasokan komponen baru secara berkala menunjukkan bahwa Ferrari mulai menemukan formula tepat untuk keluar dari krisis performa. Target jangka panjang tersebut diyakini mampu membawa tim berlogo Kuda Jingkrak kembali ke jalur kemenangan.