Musisi legendaris Neil Young mengumumkan kehadiran album baru bersama band pendukungnya, The Chrome Hearts, yang diberi tajuk Second Song. Karya terbaru ini dijadwalkan meluncur ke pasaran pada 18 September mendatang melalui label Reprise Records.
Album yang menjadi kelanjutan dari karya sebelumnya, Talkin To The Trees, memuat tujuh trek pilihan. Dari daftar tersebut, terdapat lima lagu anyar serta dua versi aransemen baru untuk lagu Casting Me Away From You dan I’ll Love You Forever.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBersamaan dengan pengumuman tersebut, Young juga merilis lagu utama yang mengusung nuansa menenangkan. Dalam liriknya, ia menyuarakan refleksi mendalam mengenai perjalanan hidup serta pengalaman yang telah dilaluinya selama bertahun-tahun berkarya.
Meski proses kreatif album ini diwarnai oleh keprihatinan politik dan dinamika sosial saat ini, Young menegaskan bahwa musik tetap menjadi sumber kebahagiaan terbesar. Kehadiran album ini diharapkan mampu merangkul masa lalu sekaligus menumbuhkan harapan baru bagi para pendengarnya.
Latar Belakang Pembuatan Album dan Pembatalan Tur Eropa
Proses penggarapan album baru ini sempat dilandasi oleh luapan emosi serta kritik tajam sang musisi terhadap situasi politik terkini. Ia sempat meluangkan waktu di studio untuk menyalurkan berbagai keresahan melalui karya-karya terbarunya.
Dalam catatan yang dibagikan sebelumnya, musisi asal Kanada itu sempat meluncurkan lagu bernada kritik berjudul Big Crime yang menyoroti figur politik. Ia menilai kondisi dunia saat ini menuntut ketahanan mental serta kepedulian yang lebih besar dari masyarakat.
Di tengah kesibukan bermusik di studio, Young mengambil keputusan untuk membatalkan seluruh jadwal konser turnya di Inggris dan kawasan Eropa. Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil semata-mata demi mendengarkan sinyal tubuh dan beristirahat sejenak.
Para penggemar kini dapat melakukan pemesanan awal untuk album fisik maupun digital sebelum karya tersebut resmi didistribusikan secara global bulan depan.