Patung The Vivienne dengan ukuran aslinya dipastikan akan segera dibangun di kawasan Pride Quarter, Liverpool, sebagai bentuk penghormatan abadi bagi mendiang bintang drag tersebut. Monumen ini nantinya akan berdiri megah di persimpangan jalan Victoria Street dan Stanley Street yang menjadi gerbang utama distrik LGBTQ+ di kota tersebut.
Kawasan Pride Quarter sendiri menyimpan makna dan kenangan mendalam bagi The Vivienne atau yang memiliki nama asli James Lee Williams. Di tempat inilah awal mula perjalanan karier seninya dimulai sebelum ia melalang buana dan sukses menjuarai ajang pencarian bakat bergengsi tingkat nasional.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeProyek pembangunan patung monumental ini diprakarsai oleh House of Vivienne CIC yang didirikan oleh pihak keluarga bersama platform LGBTQ+ Proudly Said. Inisiatif tersebut mendapat dukungan finansial awal dari Liverpool Business Improvement District, sementara sisa dana kekurangannya digalang melalui donasi komunitas.
Kehadiran patung ini dirancang khusus untuk menjadi simbol penjaga abadi sekaligus ruang publik yang ramah bagi siapa saja yang ingin berkumpul. Pihak keluarga berharap monumen tersebut tidak hanya mengenang sang artis, tetapi juga memberikan penguatan bagi mereka yang sedang berjuang.
Kenang Perjuangan Sang Bintang
Chanel Williams selaku saudari kandung sekaligus direktur House of The Vivienne CIC mengungkapkan rasa bangganya atas dedikasi kota Liverpool terhadap mendiang kakaknya. Menurutnya, kota tersebut telah memberikan ruang penerimaan yang luar biasa sehingga James mampu bertransformasi menjadi sosok ikonik.
Pihak keluarga menegaskan bahwa penempatan patung permanen di jantung kota ini akan memastikan warisan moral dan semangat sang artis tetap dikenang banyak orang. Pesan tentang kepedulian sosial dan dukungan bagi sesama yang selalu digaungkan mendiang akan terus disuarakan lewat proyek ini.
John Hyland dari Proudly Said yang memimpin jalannya koordinasi proyek menyatakan bahwa monumen tersebut merupakan wujud apresiasi nyata dari komunitas queer di Liverpool. Patung ini sekaligus menjadi pernyataan kuat bahwa kawasan Pride Quarter layak mendapatkan investasi dan perhatian lebih di masa depan.
Semasa hidupnya, The Vivienne dikenal terbuka mengenai berbagai tantangan hidup yang dihadapinya hingga ia berpulang pada Januari 2025 lalu di kediamannya. Kontribusi serta kenangan manis yang ditinggalkannya kini diabadikan melalui simbol penghormatan yang akan berdiri kokoh di kota asalnya.