Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Porsche Raih Kemenangan Beruntun di...
BERITA

Porsche Raih Kemenangan Beruntun di Putaran Kedua Gran Turismo World Series Manufacturers Cup

By Redaksi Kabayan News 3 min read 16 Agustus 2026
Pembalap Porsche Takuma Sasaki memenangkan putaran kedua Gran Turismo World Series

Pembalap Porsche Takuma Sasaki memenangkan putaran kedua Gran Turismo World Series

Porsche kembali menunjukkan dominasinya dalam ajang Gran Turismo World Series Manufacturers Cup 2026 setelah meraih kemenangan kedua secara berturut-turut. Kali ini, keberhasilan tersebut dipersembahkan oleh pembalap Takuma Sasaki dalam putaran kedua yang digelar di sirkuit virtual Fuji International Speedway.

Sebelumnya, Porsche telah mencatatkan kemenangan pada putaran Milan melalui pembalap José Serrano yang berhasil menaklukkan tantangan di sirkuit Nürburgring versi terbalik. Kesuksesan di Fuji ini semakin mengukuhkan posisi Porsche di puncak klasemen sementara seri tersebut.

Balapan yang berlangsung sebanyak 27 putaran ini menyuguhkan tantangan kondisi cuaca yang cukup sulit, dimulai dengan hujan deras sebelum akhirnya permukaan lintasan mengering. Sasaki tampil sebagai sosok yang tak terbendung di barisan depan setelah mengambil alih posisi pemimpin lomba sejak lap pertama.

Keunggulan Porsche di klasemen awal seri ini semakin dipertegas oleh penampilan konsisten Sasaki yang mampu menjaga ritme balap meski menghadapi tekanan dari kompetitor di bawah kondisi lintasan yang dinamis.

Kronologi Balapan dan Kondisi Lintasan

Sasaki memulai balapan dari posisi kedua, tepat di belakang pembalap Audi, Sota Moriyama, yang mengamankan pole position dengan selisih waktu tipis 0,1 detik. Namun, keunggulan Moriyama hanya bertahan satu tikungan setelah ia melebar di awal balapan.

Kesalahan tersebut dimanfaatkan dengan sempurna oleh Sasaki yang mengendarai Porsche 911 GT3 untuk mengambil alih posisi pimpinan. Moriyama sempat bertahan di posisi kedua hingga lap terakhir, sebelum akhirnya tergeser oleh pembalap Lamborghini, Yuki Kodaka.

Perubahan posisi di akhir balapan dipengaruhi oleh pemilihan ban yang krusial. Kodaka memilih ban slick medium, sementara Moriyama menggunakan ban lunak yang performanya mulai menurun drastis pada tiga lap terakhir.

Strategi pemilihan ban menjadi penentu utama dalam balapan ini, di mana beberapa pembalap lain seperti Hiroshi Okumoto dari Nissan dan Kanata Kawakami dari Lexus harus berjuang keras setelah sempat menggunakan ban basah penuh sejak awal.

Dinamika Strategi dan Hasil Akhir

Perubahan kondisi cuaca dari basah menjadi kering memaksa para pembalap mengambil keputusan sulit di pit stop. Pembalap yang menggunakan ban intermediate harus mencari genangan air di luar jalur balap utama untuk menjaga suhu ban agar tidak terlalu panas.

Sementara itu, strategi sebaliknya diterapkan oleh mereka yang menggunakan ban slick. Subaru melalui pembalap Souki Nabetani sempat menjadi sorotan karena tetap menggunakan ban intermediate di lintasan kering, yang pada akhirnya kurang membuahkan hasil hingga ia menggantinya pada lap 18.

Secara keseluruhan, putaran ini menunjukkan kompleksitas manajemen balapan virtual di Gran Turismo 7 yang menuntut ketajaman taktik serta ketenangan di bawah tekanan cuaca yang berubah-ubah.

Selain hasil balapan, siaran langsung putaran kedua ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan versi "evo" terbaru dari mobil Mazda RX-Vision GT3 yang mendapatkan antusiasme tinggi dari komunitas sim racing.

Topics
esports gran turismo sim racing porsche balap virtual
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.