Bahasa Belanda merupakan salah satu rumpun bahasa Jermanik Barat yang dituturkan oleh sekitar 20 juta jiwa di seluruh dunia. Perkembangan bahasa ini berakar dari bahasa Franka Hilir ketika suku-suku Jerman menetap di muara Sungai Rhein, Maas, dan Schelde.
Berdasarkan catatan sejarah, bukti tertulis tertua bahasa Belanda ditemukan pada sekitar tahun 1075 melalui sebuah kalimat karya seorang biarawan Flandria di Rochester, Inggris. Kalimat tersebut berbunyi Hebban olla vogala nestas bigunnan hinase hic enda thu wat unbidan we nu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagai bagian dari rumpun bahasa Indo-Eropa, bahasa Belanda memiliki kedekatan erat dengan bahasa Inggris dan bahasa Jerman. Penggolongan ini didasarkan pada ciri khas linguistik tertentu yang membedakannya dari kelompok bahasa Jerman Hulu.
Dalam struktur internalnya, bahasa Belanda memiliki sistem tata bahasa yang mencakup sintaksis, deklensi, dan konjugasi. Kategori kata benda dalam bahasa ini terbagi menjadi tiga genera yaitu maskulin, feminin, dan neutrum.
Letak Penyebaran dan Pengaruh Global Bahasa Belanda
Wilayah utama penuturan bahasa Belanda meliputi Belanda, Belgia di kawasan Flandria, Suriname, serta beberapa pulau di kawasan Karibia seperti Aruba dan Curaçao. Uni Bahasa Belanda mengklasifikasikan wilayah penuturan tersebut ke dalam bahasa Belanda Utara, Belgia, dan Suriname.
Selain di wilayah utama tersebut, pengaruh bahasa Belanda juga merambah ke berbagai negara melalui institusi pendidikan tinggi. Tercatat pada tahun 2005 terdapat lebih dari 10.000 mahasiswa mempelajari bahasa ini di 40 negara dengan dukungan ratusan pengajar.
Perkembangan historis turut melahirkan bahasa turunan dari bahasa Belanda, salah satunya adalah bahasa Afrikaans di Afrika Selatan. Di samping itu, teks-teks hukum masa lampau di Indonesia juga banyak memanfaatkan bahasa sumber ini.
Di tingkat kawasan Eropa, bahasa Belanda menempati posisi penting sebagai salah satu bahasa utama dalam Uni Eropa. Eksistensi penutur serta literatur sastra terus melestarikan kedudukan bahasa ini hingga era modern.