Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Gusti Kanjeng Ratu Hemas,...
BERITA

Profil Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Wakil Ketua DPD Republik Indonesia

By Septy Nusaira Gehntari 3 min read 1 September 2026
Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Wakil Ketua DPD Republik Indonesia

Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Wakil Ketua DPD Republik Indonesia

Gusti Kanjeng Ratu Hemas adalah seorang politikus senior berkebangsaan Indonesia yang menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia periode 2024-2029. Beliau lahir di Jakarta pada tanggal 31 Oktober 1952 dengan nama lahir Tatiek Dradjad Supriastuti.

Selain menjalankan peranan penting di lembaga legislatif negara, beliau juga dikenal luas sebagai permaisuri Kesultanan Yogyakarta mendampingi Sri Sultan Hamengku Buwono X. Posisi ganda ini menempatkan beliau sebagai representasi kultural sekaligus politik yang menjembatani kepentingan masyarakat daerah dengan tingkat nasional.

Keterlibatan beliau dalam kancah politik nasional ditandai dengan konsistensi menduduki kursi pimpinan di Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia lintas periode. Rekam jejak tersebut mencerminkan legitimasi kerakyatan yang kuat serta kepercayaan publik yang tinggi terhadap kepemimpinan beliau.

Artikel ini menguraikan secara sistematis mengenai latar belakang asal-usul, perjalanan karier politik di lembaga legislatif, serta pencapaian dan kontribusi penting beliau dalam memajukan daerah dan otonomi di Indonesia.

Latar Belakang dan Asal-Usul

Gusti Kanjeng Ratu Hemas lahir di Jakarta pada tanggal 31 Oktober 1952 dengan nama lahir Tatiek Dradjad Supriastuti. Latar belakang keluarga dan masa kecil beliau memberikan landasan kuat dalam pembentukan karakter kepribadian yang kemudian membawanya menjadi tokoh publik terkemuka.

Pendidikan formal dan pengalaman hidup yang ditempuh beliau pada masa muda membekali pemahaman mendalam mengenai dinamika sosial dan kemasyarakatan di Indonesia. Proses pendidikan ini turut membentuk kepedulian sosial yang tinggi terhadap berbagai persoalan publik.

Kehidupan beliau mengalami titik transformatif ketika memasuki lingkungan Kesultanan Yogyakarta melalui pernikahan dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sejak saat itu, beliau mengemban tanggung jawab kultural yang besar sebagai permaisuri yang dekat dengan tradisi dan masyarakat Yogyakarta.

Transisi dari peran kultural menuju keterlibatan langsung di panggung politik kenegaraan bermula dari keinginan kuat untuk menyuarakan aspirasi daerah secara konstitusional di tingkat pusat.

Karier Politik dan Kontribusi

Perjalanan karier politik Gusti Kanjeng Ratu Hemas di Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia ditandai dengan pencapaian elektoral yang dominan serta kepercayaan lintas periode sebagai pimpinan lembaga. Beliau tercatat menduduki kursi pimpinan sebagai Wakil Ketua DPD RI pada periode 2009-2014, 2014-2019, dan kembali terpilih untuk periode 2024-2029.

Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua DPD RI, beliau memegang peran strategis dalam mengoordinasikan penguatan fungsi legislasi bersama alat kelengkapan dewan seperti Komite I, Panitia Perancang Undang-Undang, dan Badan Urusan Legislasi Daerah guna memastikan produk hukum berpihak pada kepentingan daerah.

Legitimasi politik beliau diperkuat oleh perolehan suara yang signifikan pada pemilihan legislatif, seperti pada Pemilu 2024 di mana beliau mendulang ratusan ribu suara yang merefleksikan dukungan luas dari masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain tugas legislatif dan pengawasan otonomi daerah, beliau juga dikenal konsisten memperjuangkan isu-isu pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta pengentasan buta aksara yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan sosial di Indonesia.

Topics
tokoh politikus dpd ri yogyakarta biografi
Jurnalis & Analis

Septy Nusaira Gehntari adalah jurnalis yang memiliki ketajaman analisis dalam berbagai isu. Ia dikenal dengan pendekatan humanis dalam menulis dan kemampuannya menyajikan berita kompleks menjadi mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai kalangan.