Split merupakan kota terbesar kedua di Kroasia yang terletak di pesisir timur Laut Adriatik serta berfungsi sebagai pusat ekonomi, budaya, dan transportasi regional.
Perkembangan kawasan perkotaan ini berpusat di sekitar inti bersejarah Istana Diocletianus yang dibangun pada abad keempat masehi oleh Kaisar Romawi Diocletianus.
Sebagai destinasi wisata populer, kota ini menawarkan tradisi urban yang membentang lebih dari tujuh belas abad dengan warisan budaya kaya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain daya tarik sejarahnya, Pelabuhan Split juga berperan sebagai salah satu jalur penghubung terpadat menuju pulau-pulau di selatan Laut Adriatik.
Sejarah Panjang dan Transformasi Kekuasaan di Split
Asal-usul kota ini berawal dari koloni Yunani kuno bernama Aspalathos sebelum berkembang pesat pasca kehancuran kota kuno Salona.
Sepanjang sejarahnya, wilayah ini sempat berada di bawah pengaruh kekuasaan Kekaisaran Bizantium, Republik Venesia, hingga Kerajaan Hungaria.
Pada masa modern awal, kota pelabuhan ini bertahan sebagai pos terdepan Venesia yang dikelilingi oleh wilayah kekuasaan Kesultanan Utsmaniyah.
Kini, kawasan inti bersejarah Split telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO yang menarik jutaan pengunjung dari seluruh penjuru dunia setiap tahunnya.