Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Nana Suryana, Seniman, Aktor,...
BERITA

Profil Nana Suryana, Seniman, Aktor, dan Pelawak Indonesia

By Septy Nusaira Gehntari 3 min read 5 September 2026
Potret Nana Suryana Fattah, seniman dan pelawak Indonesia

Potret Nana Suryana Fattah, seniman dan pelawak Indonesia

Nana Suryana Fattah adalah seorang seniman, pelawak, aktor, dan mantan penyanyi yang memiliki perjalanan karier panjang di dunia hiburan Indonesia. Lahir di Bandung pada tahun 1953, beliau dikenal luas oleh masyarakat melalui berbagai penampilan seni peran komedi di televisi nasional. Selain berkarier di dunia hiburan, beliau juga pernah tercatat sebagai seorang pegawai di Departemen Perhubungan.

Kontribusi utama Nana Suryana terletak pada pelestarian tradisi seni komedi parodi etnis lintas generasi di Indonesia. Beliau berhasil meneruskan warisan seni dari sang ayah dengan menghidupkan kembali karakter komedi parodi etnis Tionghoa yang ikonik. Melalui medium televisi, beliau sukses membawa bentuk humor tradisional agar dapat dinikmati oleh publik penonton era modern.

Sebelum memantapkan diri di dunia seni peran komedi, beliau memiliki latar belakang yang kuat di bidang tarik suara dan seni pertunjukan. Beliau pernah bergabung dalam grup vokal terkemuka Elfa's Singer serta mengikuti ajang Pemilihan Bintang Radio dan Televisi pada tahun 1982. Pengalaman tersebut membentuk fondasi artistik yang kuat dalam perjalanan kariernya di dunia hiburan.

Artikel ini menguraikan secara mendalam mengenai latar belakang keluarga, riwayat pendidikan dan karier awal, perjalanan panjang di dunia seni peran, serta pencapaian penting Nana Suryana Fattah dalam melestarikan warisan komedi tradisional di Indonesia.

Latar Belakang dan Karier Awal

Nana Suryana Fattah lahir di Bandung pada tahun 1953 dari keluarga seniman yang memiliki akar kuat dalam dunia hiburan Indonesia. Beliau merupakan anak dari pelawak senior ternama, Suryana Fattah, yang sangat populer pada era 1970 hingga 1980-an melalui karakter etnis Tionghoa bernama Babah Holiang atau Ho Liang. Lingkungan keluarga yang artistik ini memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan minat dan bakat seninya sejak usia muda.

Dalam bidang pendidikan dan pengembangan diri, beliau aktif mengasah kemampuan olah vokal dan seni panggung. Pada tahun 1982, pada usia 28 tahun, beliau tampil mengikuti ajang Pemilihan Bintang Radio dan Televisi. Keikutsertaan dalam ajang bergengsi tersebut membuktikan kapabilitas vokalnya yang kemudian membawanya bergabung dengan grup vokal terkemuka, Elfa's Singer.

Sebelum dikenal secara luas sebagai seorang komedian profesional, beliau juga menjalani kehidupan profesional di luar dunia hiburan dengan bekerja sebagai pegawai di Departemen Perhubungan. Kombinasi antara profesi formal dan aktivitas seni menunjukkan kedisiplinan serta dedikasi tinggi yang dimilikinya dalam menjalani berbagai tanggung jawab kehidupan.

Transisi menuju dunia seni peran komedi dimulai ketika beliau mulai mewarisi karakter lawak yang pernah dibawakan oleh sang ayah. Dengan mengadopsi gaya pelawak berkarakter etnis Tionghoa, beliau membangun jembatan antara pencapaian awalnya sebagai penyanyi profesional dengan jalur karier baru sebagai seniman komedi di panggung hiburan Indonesia.

Karier, Peran, dan Pencapaian

Perjalanan karier Nana Suryana Fattah di dunia komedi ditandai dengan kesinambungan estetik seni lawak tradisional keluarga. Puncak popularitasnya di layar kaca tercatat pada tahun 2004 ketika beliau membintangi sinetron Kawin Gantung 2. Dalam sinetron tersebut, beliau memerankan karakter etnis Tionghoa bernama Ci Poa, yang menjadi wujud nyata penerusan karakter legendaris sang ayah.

Sebagai pembeda kreatif dari sang ayah yang lekat dengan ciri khas ucapan "haiya", Nana Suryana menghadirkan ciri khas dialog komedi menggunakan kata "oho-oho". Inovasi dialog ini memperkuat identitas khas karakternya sekaligus menunjukkan kemampuan adaptasi pelawak panggung tradisional ke dalam format hiburan layar kaca komersial modern.

Kontribusi dan karya lawak beliau memiliki dampak nyata dalam menjaga eksistensi memori kolektif masyarakat Indonesia terhadap parodi etnis klasik. Berdasarkan arsip pemberitaan Liputan6.com dan dokumentasi Kompas Data, penampilan beliau berhasil menjembatani generasi penonton lama dengan penonton televisi masa kini tanpa kehilangan akar sejarah seni komedinya.

Melalui perjalanan panjang dari seorang penyanyi Elfa's Singer, pegawai Departemen Perhubungan, hingga menjadi aktor dan pelawak karakter, Nana Suryana Fattah tetap dikenang sebagai salah satu tokoh seniman penting yang sukses melestarikan warisan seni lintas generasi di Indonesia.

Topics
pelawak aktor seniman tokoh indonesia sinetron
Jurnalis & Analis

Septy Nusaira Gehntari adalah jurnalis yang memiliki ketajaman analisis dalam berbagai isu. Ia dikenal dengan pendekatan humanis dalam menulis dan kemampuannya menyajikan berita kompleks menjadi mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai kalangan.