Paramitha Widya Kusuma merupakan politikus PDI Perjuangan dan pejabat pemerintahan yang resmi menjabat sebagai Bupati Brebes untuk periode 2025-2030. Ia dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 20 Februari 2025, menggantikan kepemimpinan kepala daerah sebelumnya.
Sebelum menduduki kursi kepala daerah, perempuan kelahiran 18 Januari 1992 ini memiliki rekam jejak di tingkat nasional sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024. Ia mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah IX yang mencakup Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal, serta bertugas di Komisi VII.
Perjalanan politik Paramitha berlanjut ketika ia mencalonkan diri dalam Pilbup Brebes 2024 dengan menggandeng politikus Partai Gerindra, Wurja. Pasangan calon tunggal tersebut berhasil meraih dukungan signifikan dengan perolehan 503.719 suara atau setara dengan 59,60 persen dari total suara sah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLatar belakang keluarga turut mewarnai perjalanan politik Paramitha di wilayah pantura Jawa Tengah. Ia merupakan putri sulung dari Indra Kusuma, mantan Bupati Brebes yang memimpin selama dua periode dari 2002 hingga 2010.
Rekam Jejak Pendidikan dan Kiprah Legislatif
Menempuh dunia pendidikan tinggi di Jawa Tengah, Paramitha meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Islam Sultan Agung Semarang pada 2016. Ia kemudian melanjutkan studi magister dan memperoleh gelar Magister Manajemen dari Universitas Pancasakti Tegal pada 2021.
Saat bertugas sebagai anggota DPR RI pada rentang 2019 hingga 2024, Paramitha aktif mengawal berbagai isu krusial di bidang energi, riset, teknologi, dan lingkungan hidup. Ia tercatat vokal menyuarakan persoalan pemadaman listrik di wilayah pantura serta kelangkaan kuota LPG 3 kg.
Memasuki masa kepemimpinannya di Kabupaten Brebes sejak Februari 2025, pemerintah daerah di bawah komandonya langsung menggerakkan program pembangunan infrastruktur. Tercatat sebanyak 287 ruas jalan sepanjang 117 kilometer serta 65 jembatan diperbaiki pada tahun pertama.
Selain infrastruktur, fokus kebijakan daerah juga menyasar sektor kesehatan dan pendidikan melalui sejumlah program terobosan. Angka prevalensi stunting di wilayah tersebut berhasil ditekan turun menjadi 13,10 persen, yang membawa Brebes meraih penghargaan kategori tertinggi Agung dari SEAMEO RECFON.