Seoul Broadcasting System atau SBS menjadi salah satu jaringan televisi dan radio swasta terkemuka di Korea Selatan yang berbasis di Seoul. Didirikan pada 14 November 1990, stasiun penyiaran ini berada di bawah kepemilikan Taeyoung Construction serta mengoperasikan stasiun televisi terestrial andalan dengan jaringan nasional.
Lahirnya stasiun televisi swasta ini bermula setelah reformasi demokrasi Korea Selatan pada 1987 ketika pemerintah membuka kembali lisensi bagi sektor swasta. Kehadirannya dirancang sebagai alternatif bagi publik selain stasiun penyiaran publik yang sudah ada sebelumnya.
Dalam perkembangannya, SBS memperluas jangkauan siaran dengan membentuk jaringan afiliasi regional di berbagai kota besar seperti Busan, Daejeon, Daegu, hingga Gwangju. Langkah ekspansi tersebut memperkuat posisi mereka sebagai salah satu pilar media penting di negeri ginseng.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain penyiaran berita dan informasi, kesuksesan jaringan ini juga ditopang oleh deretan program hiburan serta drama populer yang turut mendunia melalui fenomena Korean Wave. Berbagai pencapaian tersebut menjadikan stasiun penyiaran ini terus bertahan sebagai pemain utama di industri media global.
Perjalanan Sejarah dan Konten Populer SBS
Perjalanan operasional stasiun penyiaran ini ditandai dengan peluncuran siaran reguler pada tahun 1991 serta pengembangan teknologi digital dari masa ke masa. Mereka konsisten menghadirkan inovasi penyiaran mulai dari televisi definisi tinggi hingga layanan multimedia digital.
Berbagai program drama ikonik seperti Sandglass, The Heirs, hingga My Love from the Star lahir dari produksi stasiun televisi ini dan mencetak rekor rating penonton yang tinggi. Program-program tersebut berhasil memikat hati penonton tidak hanya di Asia tetapi juga di berbagai belahan dunia.
Tidak hanya drama, ragam acara hiburan seperti Running Man dan program investigasi mendalam turut memperkuat reputasi penyiaran mereka di kancah internasional. Keberhasilan ini membuktikan konsistensi mereka dalam menghadirkan tontonan berkualitas tinggi.
Dengan dukungan maskot ikonik beruang biru bernama Komi beserta karakter pendukung lainnya, jaringan media ini terus beradaptasi dengan perkembangan era digital. Transformasi tersebut memastikan mereka tetap relevan di tengah persimpangan industri penyiaran modern.