Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Sinetron Emak Ijah Pengen ke...
BERITA

Profil Sinetron Emak Ijah Pengen ke Mekah, Ikonik dengan Kata Jonggol

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 12 Agustus 2026
Adegan dalam sinetron Emak Ijah Pengen ke Mekah yang populer di SCTV

Adegan dalam sinetron Emak Ijah Pengen ke Mekah yang populer di SCTV

Emak Ijah Pengen ke Mekah adalah serial televisi Indonesia produksi Amanah Surga Productions yang ditayangkan perdana pada 1 Juli 2013 di SCTV. Sinetron populer ini diangkat berdasarkan novel berjudul Emak Ingin Naik Haji Hingga Ke Tanah Suci karya penulis kenamaan Asma Nadia.

Cerita dalam serial ini berfokus pada sosok Emak Ijah, seorang ibu penyabar, taat beribadah, dan jujur yang berjuang menghidupi anak-anaknya dengan berjualan gado-gado sepeninggal suaminya. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia menyimpan impian besar untuk bisa berangkat ke Tanah Suci menunaikan ibadah haji.

Perjalanan hidup Emak Ijah diuji dengan kehadiran karakter antagonis bernama Hajjah Ida, sosok kaya raya di kampung yang kerap memamerkan harta sekaligus meremehkan impian mulia Mak Ijah. Kontras kehidupan antara kedua tokoh ini menjadi daya tarik emosional tersendiri bagi para penonton setia di rumah.

Di balik kisah perjuangan hidup yang mengharu biru, sinetron garapan sutradara Emil G Hampp ini juga dibintangi oleh jajaran aktor papan atas seperti Aty Cancer, Irwansyah, hingga Rina Diana. Totalitas akting para pemeran utama berhasil membuat serial ini melekat di hati masyarakat Indonesia selama masa penayangannya.

Asal-usul Kalimat Ikonik Bapak Mana di Jonggol

Selain alur cerita yang menyentuh hati, serial Emak Ijah Pengen ke Mekah sangat identik dengan sebuah kalimat candaan yang kemudian bertransformasi menjadi lirik lagu populer. Ungkapan "Bapak mana, bapak mana, di mana, di Jonggol!" sukses mencuri perhatian publik dan menjadi ciri khas tersendiri.

Nama wilayah Jonggol yang disebut dalam candaan tersebut merujuk pada sebuah kawasan di Jawa Barat yang terletak sekitar 50 kilometer di tenggara Jakarta. Daerah ini dikenal memiliki berbagai potensi pariwisata menarik, salah satunya adalah destinasi wisata alam air terjun yang memukau.

Popularitas kalimat khas tersebut tidak lepas dari latar belakang penuturannya yang berawal dari kebiasaan para sopir angkutan umum jurusan Cibubur hingga Jonggol. Ungkapan jenaka ini kemudian diadaptasi secara kreatif ke dalam elemen hiburan televisi hingga populer di kancah nasional.

Kisah sukses sinetron ini turut melambungkan nama-nama talenta lokal seperti Sony Wakwaw yang dulunya pernah bekerja sebagai petugas parkir di kawasan Cibubur-Jonggol. Warisan budaya pop dari serial ini membuktikan bagaimana sebuah tayangan televisi mampu meninggalkan kesan mendalam bagi industri hiburan tanah air.

Topics
emak ijah pengen ke mekah sinetron sctv amanah surga productions asma nadia aty cancer jonggol
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.