Profil Zairin Zain mencatat perjalanan hidup seorang pejuang kemerdekaan dan diplomat Indonesia yang mendedikasikan hidupnya bagi kedaulatan bangsa. Lahir di Jakarta pada 13 September 1913, ia merupakan putra sulung dari pakar Bahasa Indonesia Sutan Muhammad Zain dan Siti Murin asal Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Sebagai anak tertua dalam keluarga, Zairin mempunyai enam orang adik yang juga menorehkan prestasi gemilang di berbagai bidang. Adiknya meliputi Yetty Rizali Noor yang pernah menjadi Dekan FKG Universitas Trisakti sekaligus Ketua Umum Kowani, serta Harun Zain yang pernah menjabat Gubernur Sumatera Barat dan Menteri Tenaga Kerja.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKarier diplomatik Zairin tergolong sangat cemerlang di kancah internasional. Ia pernah mengemban amanah sebagai Duta Besar Indonesia untuk Jerman Barat sebelum akhirnya dipercaya memimpin perwakilan diplomatik Republik Indonesia di Amerika Serikat dari tahun 1961 hingga 1965.
Usai menjalankan tugas penting di Amerika Serikat, Zairin dipindahtugaskan ke Bern untuk menggantikan Mohammad Nazir sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Swiss merangkap Liechtenstein dari Juni 1965 hingga Februari 1967.
Akhir Hayat dan Persemayaman Zairin Zain
Zairin Zain menutup usia pada 24 Mei 1974 dalam usia 61 tahun di Den Haag, Belanda. Tokoh diplomasi ini berpulang akibat penyakit stroke yang dideritanya setelah bertahun-tahun mengabdi bagi negara.
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa besar dalam perjuangan kemerdekaan dan pengabdian diplomatiknya, jenazah Zairin dibawa pulang ke tanah air. Pemerintah memakamkannya secara terhormat di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.
Jejak langkah pengabdian Zairin Zain tetap dikenang sebagai bagian penting dalam sejarah diplomasi luar negeri Republik Indonesia pada masa awal kemerdekaan. Kontribusinya memperkuat hubungan bilateral Indonesia dengan negara-negara sahabat di dunia.
Keluarga besar Zairin Zain mewariskan semangat pengabdian tinggi bagi bangsa melalui berbagai bidang strategis mulai dari dunia pendidikan, pemerintahan, hingga organisasi kemasyarakatan.