Dinamika politik menjelang pemilihan presiden di Brasil kembali memanas setelah lembaga riset Datafolha merilis hasil survei terbaru mereka. Berdasarkan laporan media Terra, petahana Luiz Inacio Lula da Silva masih memimpin bursa pencalonan dengan mengantongi 38 persen dukungan suara untuk putaran pertama.
Sementara itu, pesaing terdekatnya dari kubu oposisi, Flavio Bolsonaro, menempel ketat di posisi kedua dengan perolehan 33 persen suara. Angka ini menempatkan persaingan kedua tokoh politik tersebut dalam radar pertarungan yang semakin ketat di tingkat nasional.
Sebagaimana diwartakan, survei ini melibatkan 2.002 responden yang tersebar di seluruh wilayah Brasil dengan rentang usia 16 tahun ke atas. Pengambilan data dilakukan secara langsung oleh lembaga terkait guna mengukur tingkat elektabilitas para kandidat pasca dimulainya masa kampanye resmi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain persaingan ketat antara Lula dan Flavio Bolsonaro, bursa pemilihan presiden juga mencatat kemunculan figur lain di jajaran atas. Berdasarkan data yang dihimpun, kandidat lain seperti Cury turut mencatatkan persentase dukungan yang signifikan dalam simulasi pemungutan suara putaran pertama.
Pelaksanaan survei ini menjadi tolok ukur penting bagi peta kekuatan politik di Brasil setelah serangkaian agenda debat televisi dan dimulainya siaran kampanye pemilu. Para pengamat menilai dinamika elektoral masih sangat cair mengingat ketatnya selisih suara di antara para kandidat utama.