Empat orang wisatawan yang merupakan satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di area wisata kamping Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Tragedi memilukan ini sontak mengejutkan warga sekitar serta para pengunjung tempat wisata alam tersebut setelah identitas para korban berhasil diidentifikasi oleh aparat kepolisian.
Berdasarkan keterangan dari pihak berwajib, rombongan satu keluarga ini diketahui menyewa area perkemahan selama satu malam pada hari Selasa hingga Rabu. Mereka tiba di lokasi wisata pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB untuk menikmati suasana liburan akhir pekan dengan mendirikan tenda.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePeristiwa nahas ini pertama kali terbongkar berkat kecurigaan staf pengelola yang hendak membersihkan area sekaligus mengingatkan pengunjung untuk segera meninggalkan lokasi. Petugas awalnya mendatangi tenda korban menjelang siang hari, namun tidak mendapati adanya respons atau jawaban dari dalam.
Karena merasa ada kejanggalan akibat tidak adanya sahutan sama sekali, petugas kembali mendatangi lokasi pada sore harinya. Setelah pintu tenda dibuka secara paksa oleh saksi mata, keempat korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Kronologi Penemuan Jenazah Sekeluarga di Temanggung
Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra menjelaskan bahwa keempat korban meninggal dunia tersebut terdiri dari ayah, ibu, dan kedua anak mereka. Para korban diketahui merupakan warga berdomisili di Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Petugas pengelola wisata bernama Zaki awalnya mendatangi lokasi perkemahan pada pukul 11.45 WIB untuk melakukan rutinitas pembersihan sekaligus menyampaikan batas waktu check-out. Namun, panggilan berulang kali dari luar tenda sama sekali tidak membuahkan hasil dari para penghuninya.
Mengingat tidak ada pergerakan maupun jawaban dari dalam tenda, saksi Zaki memutuskan kembali mendatangi lokasi pada pukul 15.45 WIB bersama petugas lainnya. Mereka kembali mengetuk pintu tenda dengan harapan ada respons dari para pengunjung di dalamnya.
Karena pintu tetap terkunci rapat tanpa ada tanggapan, petugas akhirnya memutuskan untuk membuka tenda tersebut dan mendapati seluruh korban sudah kaku tak bernyawa. Pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara guna menyelidiki penyebab pasti di balik kematian tragis satu keluarga ini.