Film fiksi ilmiah terbaru berjudul In the Blink of an Eye garapan sutradara Andrew Stanton resmi dirilis di platform streaming Hulu setelah sebelumnya tayang perdana di ajang Sundance Film Festival pada awal tahun 2026.
Karya sinematik yang ditulis oleh Colby Day ini dibintangi oleh jajaran aktor papan atas seperti Kate McKinnon, Rashida Jones, hingga Daveed Diggs dengan mengusung tiga alur cerita terpisah lintas zaman mulai dari era prasejarah hingga masa depan.
Meskipun berhasil menyabet penghargaan Alfred P. Sloan Prize di Sundance Film Festival, proyek ambisius produksi Searchlight Pictures ini justru mendapatkan respons negatif dari sebagian besar kritikus film dunia.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSejumlah pengamat menilai narasi yang diangkat terasa terlalu luas dan hambar sehingga gagal membangun ikatan emosional yang kuat antara penonton dengan para karakter di dalam cerita.
Kritik Pedas dan Respons Dingin Sinema Global
Situs agregator ulasan Rotten Tomatoes mencatatkan skor yang kurang memuaskan dengan hanya sedikit ulasan positif dari para kritikus film berpengalaman terhadap karya terbaru sutradara peraih Oscar tersebut.
Beberapa pengulas dari media ternama menyampaikan bahwa film berdurasi 94 menit ini terjebak dalam ambisi penyampaian pesan universal tentang eksistensi manusia tanpa diimbangi kedalaman eksekusi naratif.
Kendati demikian, beberapa pihak tetap memberikan apresiasi terhadap kualitas departemen artistik seperti sinematografi oleh Ole Birkeland serta alunan musik gubahan komponis senior Thomas Newman.
Kegagalan ini mengingatkan kembali pada masa lalu ketika Andrew Stanton pernah menghadapi tantangan serupa dalam proyek film skala besar sebelumnya sebelum akhirnya kembali mencoba peruntungan di genre fiksi ilmiah.