Saat berbelanja pelindung layar, konsumen sering kali berasumsi bahwa label kekerasan 9H menunjukkan tingkat ketahanan yang luar biasa terhadap berbagai goresan. Namun, pemahaman ini kerap keliru karena standar ukuran yang digunakan bukanlah skala mineral alami seperti yang dibayangkan banyak orang.
Banyak pembeli mengira angka 9H menempatkan pelindung layar berbahan kaca temper tersebut mendekati tingkat kekerasan berlian. Padahal, pengukuran ketahanan ini menggunakan metode standar industri yang sama sekali berbeda dengan skala mineralologi konvensional.
Pihak industri manufaktur tidak melakukan kebohongan pemasaran, melainkan menggunakan istilah teknis yang sering kali disalahartikan oleh masyarakat umum. Angka tersebut sebenarnya menunjukkan hasil uji ketahanan terhadap goresan pensil khusus.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMemahami arti sebenarnya dari spesifikasi ini sangat penting agar pengguna dapat memilih pelindung layar yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan aktivitas sehari-hari.
Perbedaan Skala Mohs dan Uji Kekerasan Pensil ASTM
Skala kekerasan mineral yang sebenarnya dikenal sebagai skala Mohs, di mana talk berada pada level 1 dan berlian menempati level tertinggi di angka 10. Pisau atau pelat kaca biasanya berada di kisaran tengah pada level 5,5 dalam skala tersebut.
Sebaliknya, tingkat 9H pada pelindung layar mengacu pada standar ASTM D3363 yang menguji ketahanan lapisan menggunakan goresan pensil dari skala 9B hingga 10H. Pensil dengan tingkat kekerasan tertinggi sekalipun sebenarnya memiliki skor yang relatif rendah pada skala Mohs.
Uji pensil hanya membuktikan bahwa permukaan pelindung mampu menahan goresan dari pensil berstandar 9H dalam kondisi laboratorium tertentu. Material lain yang lebih keras seperti kunci, koin, atau bahkan kuku jari tetap berpotensi meninggalkan bekas goresan.
Secara teknis, kaca temper sendiri memiliki ketahanan alami sekitar level 5,5 hingga 7 pada skala Mohs. Walaupun cukup kuat, tingkat kekerasan yang tinggi juga berkorelasi dengan risiko retak atau pecah yang lebih besar saat mengalami benturan tiba-tiba.
Faktor Penting Lain dalam Memilih Pelindung Layar
Alih-alih hanya terpaku pada satu label angka seperti kekerasan 9H, konsumen disarankan untuk mempertimbangkan pola penggunaan perangkat sehari-hari. Aktivitas luar ruangan yang ekstrem tentu membutuhkan proteksi fisik tambahan yang jauh lebih kokoh.
Pemilihan material pelindung juga memegang peranan krusial bagi keamanan perangkat. Bahan seperti thermoplastic polyurethane (TPU) menawarkan redaman benturan yang sangat baik meskipun terasa lebih lunak dibandingkan kaca temper.
Di sisi lain, bahan polyethylene terephthalate (PET) menjadi titik tengah yang ideal untuk perlindungan terhadap goresan ringan tanpa menawarkan proteksi benturan yang signifikan. Pengguna juga dapat memilih jenis pelindung dengan lapisan akhir matte atau glossy sesuai kenyamanan visual.
Kehadiran lapisan oleophobic untuk mencegah minyak dan kelembapan menempel pada layar juga menjadi fitur esensial yang tidak boleh dilewatkan saat memilih pelindung perangkat.