Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Perjalanan Disney+ dari 10 Juta...
EKONOMI

Perjalanan Disney+ dari 10 Juta Pelanggan hingga Integrasi Hulu

By Asep Firdaus 2 min read 1 September 2026
Disney+ catat ratusan juta pelanggan global dan integrasi platform Hulu

Disney+ catat ratusan juta pelanggan global dan integrasi platform Hulu

Disney+ merupakan layanan media streaming over-the-top berlangganan asal Amerika Serikat yang dimiliki serta dioperasikan oleh Disney Streaming, divisi dari Disney Entertainment. Layanan ini resmi diluncurkan pada 12 November 2019 di Amerika Serikat, Kanada, dan Belanda, serta langsung berhasil menarik 10 juta pengguna baru pada hari pertama operasionalnya.

Pondasi teknologi layanan ini berakar dari pengembangan BAMTech yang sebelumnya dibeli mayoritas sahamnya oleh Disney senilai 1,58 miliar dolar AS pada Agustus 2017. Platform ini mendistribusikan berbagai film dan serial televisi dari rumah produksi ternama seperti Walt Disney Studios, Pixar, Marvel, Star Wars, hingga National Geographic.

Dalam perjalanannya, jumlah pelanggan global Disney+ terus menunjukkan pertumbuhan signifikan hingga mencatatkan angka 153,8 juta pelanggan pada kuartal ketiga tahun 2024. Angka tersebut menandai peningkatan sekitar 7 juta pelanggan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Selain memperluas jangkauan global ke berbagai kawasan di Eropa, Asia, dan Amerika Latin, platform ini juga melakukan pembaruan antarmuka serta mengintegrasikan konten Hulu guna memperkuat posisi kompetitifnya di industri hiburan digital.

Strategi Bisnis dan Perkembangan Fitur Terbaru Disney+

Sebagai bagian dari strategi ekspansi pasar, Disney mengumumkan peluncuran opsi langganan dengan dukungan iklan atau ad-tier seharga 7,99 dolar AS per bulan pada Desember 2022 guna menjangkau segmen penonton yang lebih luas.

Pada tahun 2023, Disney+ mencatatkan sejarah baru dengan meraih nominasi Academy Award pertamanya melalui film pendek asal Italia berjudul Le pupille dalam kategori Best Live Action Short Film.

Perusahaan kemudian mengambil langkah strategis pada akhir tahun 2025 dengan mengintegrasikan merek hiburan umum Hulu ke dalam platform Disney+ di pasar internasional guna memberikan pengalaman navigasi yang lebih visual bagi para pengguna.

Meskipun sempat menghadapi berbagai tantangan industri termasuk penyesuaian harga langganan dan penataan ulang pustaka konten, Disney+ tetap konsisten mempertahankan posisinya sebagai salah satu layanan streaming terbesar di dunia.

Topics
disney+ streaming walt disney company hulu film serial televisi teknologi bisnis
Jurnalis Ekonomi & Bisnis

Asep Firdaus adalah jurnalis yang mengkhususkan diri dalam bidang ekonomi dan bisnis. Ia memiliki pemahaman yang baik tentang dinamika pasar, kebijakan ekonomi, dan perkembangan industri, serta mampu menyajikannya dengan bahasa yang jelas dan mudah dicerna.