Sistem keuangan terbuka atau Open Finance terus memperluas fungsinya, di mana Associação Brasileira das Entidades dos Mercados Financeiro e de Capitais (Anbima) menetapkan integrasi analisis profil risiko investor sebagai salah satu prioritas utamanya pada 2026, sebagaimana diwartakan oleh Valor Investe pada 24 Februari 2026.
Selama ini, penilaian profil investor atau suitability yang menentukan tingkat toleransi risiko seperti konservatif, moderat, atau agresif dilakukan secara terpisah oleh masing-masing perusahaan sekuritas.
Melalui rencana pengembangan ini, Anbima ingin memperluas pemanfaatan Open Finance yang sebelumnya telah berjalan untuk data kredit dan registrasi agar dapat mencakup sektor investasi secara menyeluruh.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDengan adanya integrasi tersebut, para investor nantinya dapat melakukan portabilitas profil risiko tanpa harus berulang kali mengisi formulir pendaftaran atau penilaian yang sama di berbagai platform berbeda.
Luciane Effting selaku Presiden Fórum de Distribuição da Anbima menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk memberikan pengalaman yang lebih efisien bagi publik.
Dengan hal itu, nasabah tidak perlu mereplikasi informasi yang sama pada berbagai lembaga tempat mereka beroperasi, demikian pernyataan Luciane Effting dikutip dari laporan media.
Ke depan, Anbima akan terus mematangkan aturan dan berkoordinasi dengan otoritas terkait guna memastikan implementasi sistem baru ini memberikan nilai tambah serta kenyamanan maksimal bagi para pelaku pasar.