Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Biodata Brenda Vaccaro, Aktris...
INTERNASIONAL

Biodata Brenda Vaccaro, Aktris Legendaris Peraih Golden Globe

By Dewi Lestari • 4 min read • 12 Agustus 2026
Potret aktris senior asal Amerika Serikat Brenda Vaccaro dalam balutan busana elegan

Potret aktris senior asal Amerika Serikat Brenda Vaccaro dalam balutan busana elegan

Brenda Buell Vaccaro atau yang dikenal luas sebagai Brenda Vaccaro adalah seorang aktris teater, film, dan televisi berkebangsaan Amerika Serikat yang lahir pada 18 November 1939. Dalam perjalanan kariernya di dunia hiburan yang membentang selama lebih dari setengah abad, ia telah mengukir prestasi gemilang lewat raihan satu nominasi Academy Award, tiga nominasi Golden Globe Award dengan satu kemenangan, empat nominasi Primetime Emmy Award dengan satu kemenangan, serta tiga nominasi Tony Award.

Lahir di Brooklyn, New York City, dari pasangan orang tua keturunan Italia-Amerika Christine M. Pavia dan Mario A. Vaccaro, ia dibesarkan di Dallas, Texas. Kedua orang tuanya mendirikan restoran terkenal bernama Mario's Restaurant pada tahun 1943 di kota tersebut. Ia menempuh pendidikan di Hockaday School sebelum akhirnya lulus dari Thomas Jefferson High School pada tahun 1958.

Memasuki usia 17 tahun, ia memutuskan kembali ke New York City untuk mendalami seni peran di bawah bimbingan Sanford Meisner di Neighborhood Playhouse School of the Theatre. Debut panggung Broadway pertamanya dimulai melalui komedi pendek Everybody Loves Opal pada tahun 1961 dan mengantarkannya meraih penghargaan Theatre World Award. Namanya terus meroket lewat berbagai pementasan teater bergengsi seperti Cactus Flower, The Goodbye People, hingga versi wanita dari The Odd Couple.

Karier perfilmannya juga diwarnai kesuksesan besar ketika ia beradu akting dengan Dustin Hoffman dan Jon Voight dalam film Midnight Cowboy tahun 1969, yang membawanya meraih nominasi Golden Globe Award. Puncak pencapaian layar lebarnya terjadi saat ia membintangi film adaptasi Once Is Not Enough pada tahun 1975, di mana ia sukses menyabet piala Golden Globe kategori Best Supporting Actress serta mendapat nominasi Academy Award.

Perjalanan Panjang di Panggung Hollywood dan Kehidupan Pribadi

Selain aktif di film layar lebar, aktris berkarakter suara serak khas ini juga malang melintang di berbagai serial televisi populer era klasik hingga modern. Wajahnya kerap menghiasi layar kaca lewat serial legendaris mulai dari Columbo, Murder, She Wrote, Friends sebagai ibu dari karakter Joey, hingga serial sekuel And Just Like That... Dedikasi dan konsistensinya di dunia seni peran menjadikan dirinya salah satu ikon hiburan paling dihormati di industri perfilman Hollywood.

Kiprah profesional Brenda Vaccaro tidak hanya terbatas pada dunia akting live-action, sebab ia juga memiliki andil besar dalam dunia sulih suara animasi televisi. Ia dikenal luas oleh penikmat kartun sebagai pengisi suara karakter Bunny Bravo, ibu dari Johnny Bravo, serta mengisi suara karakter dalam serial animasi populer The Critic dan The Smurfs. Berbagai variasi peran tersebut membuktikan fleksibilitas aktingnya yang mampu menembus lintas generasi penonton.

Di luar kesibukannya di depan kamera, kehidupan pribadi aktris senior ini sempat menjadi sorotan publik ketika ia menjalin hubungan asmara selama hampir tujuh tahun dengan aktor Michael Douglas sejak tahun 1971. Hubungan profesional maupun personal tersebut berjalan harmonis seiring keterlibatannya sebagai bintang tamu dalam sejumlah proyek serial televisi yang dibintangi oleh Douglas saat itu.

Ia juga dikenal memiliki persahabatan erat dengan diva pop legendaris Barbra Streisand sejak keduanya sama-sama merintis karier di panggung Broadway pada awal dekade 1960-an. Kedekatan tersebut berlanjut hingga ranah profesional ketika Barbra Streisand mempercayakannya untuk tampil dalam film arahan sang diva bertajuk The Mirror Has Two Faces.

Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.