Film Melania garapan sutradara Brett Ratner diprediksi bakal menjadi salah satu proyek layar lebar paling merugikan bagi Amazon MGM Studios setelah gagal total di pasaran. Berdasarkan analisis awak media, produksi yang mengangkat kisah perjalanan hidup Melania Trump menjelang pelantikan Donald Trump tersebut hanya mampu meraup pendapatan sebesar USD 16,7 juta dari total anggaran fantastis mencapai USD 40 juta.
Amazon sebelumnya rela menggelontorkan dana rekor tertinggi untuk sebuah film komisioner demi hak distribusi global. Sebagaimana dilaporkan, karya ini menyoroti aktivitas harian Melania Trump dalam rentang 20 hari terakhir sebelum suaminya kembali menduduki kursi kepresidenan di Washington.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKendati memegang kendali penuh atas proses kreatif hingga penyuntingan akhir, keterlibatan Melania tidak mampu menyelamatkan proyek ini dari hantaman kritik pedas. Sejumlah pengamat film menilai karya tersebut sarat unsur propaganda serta promosi diri, yang kemudian memicu perdebatan luas terkait motivasi finansial di balik pendanaan masif dari korporasi teknologi raksasa.
Berdasarkan laporan keuangan, biaya pemasaran tambahan yang mencapai jutaan dolar semakin memperburuk margin keuntungan komersial karya layar lebar itu. Publikasi masif melalui iklan televisi nasional hingga promosi luar ruang di berbagai kota besar gagal mendongkrak minat penonton secara signifikan di bioskop domestik maupun internasional.
Situasi semakin pelik tatkala keterlibatan Brett Ratner di kursi sutradara memancing kontroversi tersendiri dari berbagai kalangan industri perfilman. Tim redaksi mencatat bahwa kombinasi beban biaya tinggi, penolakan dari pengamat media mainstream, serta respons negatif penonton membuat peluncuran karya ini berakhir sebagai salah satu kegagalan finansial terbesar awal tahun.