Seattle Art Museum atau yang populer dengan sebutan SAM merupakan salah satu institusi museum seni terkemuka yang berlokasi di Seattle, Washington, Amerika Serikat. Museum ini mengelola tiga fasilitas utama untuk publik, yakni gedung museum utama di pusat kota, Seattle Asian Art Museum di Volunteer Park, serta Olympic Sculpture Park yang terletak di kawasan tepi laut.
"Perkembangan koleksi museum ini sangat luar biasa, bermula dari ribuan karya pada masa awal pendiriannya hingga kini telah mencapai puluhan ribu koleksi," ujar pihak pengelola museum dalam catatan sejarah pendirian institusi tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBermula dari penggabungan Seattle Fine Arts Society dan Washington Arts Association pada awal abad ke-20, museum ini resmi dibuka untuk umum pada bulan Juni 1933 berkat dukungan finansial dari Richard E. Fuller beserta ibunya di tengah masa Depresi Besar.
Sepanjang perjalanan operasionalnya, museum ini terus melakukan ekspansi fasilitas termasuk pembangunan gedung baru di pusat kota pada tahun 1991 yang dirancang oleh arsitek ternama Robert Venturi guna menampung koleksi karya seni yang semakin beragam.
Perjalanan Panjang dan Beragam Koleksi Unggulan di SAM
Koleksi benda seni di Seattle Art Museum mencakup berbagai aliran global, mulai dari karya pelukis kenamaan seperti Mark Tobey, pahatan monumental Hammering Man, hingga berbagai artefak berharga dari Asia.
Selain pameran seni rupa, museum ini juga menaungi perpustakaan riset penting seperti Dorothy Stimson Bullitt Library dan McCaw Foundation Library for Asian Art yang menjadi pusat referensi studi kesenian.
"Kami berkomitmen untuk terus merawat warisan budaya dunia sekaligus menyediakan ruang edukasi seni yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat," ungkap perwakilan manajemen museum dalam keterangannya.
Melalui berbagai fasilitas modern dan program pameran berskala internasional, Seattle Art Museum tetap menjadi salah satu destinasi kebudayaan paling vital dan dikunjungi banyak pelancong di kawasan barat laut Amerika Serikat.