Range Rover resmi merilis mobil listrik perdananya, Range Rover Electric, yang dibanderol mulai kisaran USD 138.000 atau setara Rp 2,2 miliar di pasar Amerika Serikat di tengah permintaan kendaraan listrik yang masih melunak. Kehadiran SUV mewah ini mempertahankan desain ikonik khas versi konvensional guna meyakinkan para pelanggan setianya bahwa kendaraan ini tetap memiliki kapabilitas penuh khas Range Rover.
Mengandalkan motor magnet permanen kembar 260kW, kendaraan ini mampu menghasilkan tenaga hingga 550PS serta torsi 850Nm yang diklaim setara dengan performa mesin V8. "Klien Range Rover telah lama menyampaikan kepada kami bahwa mereka menginginkan Range Rover listrik, namun hanya jika kendaraan itu memberikan pengalaman tanpa kompromi seperti yang diharapkan dari merek kami," ujar Managing Director Range Rover, Martin Limpert.
Dari sisi performa penjelajahan, mobil listrik ini sanggup melibas genangan air hingga kedalaman hampir tiga kaki serta menanjak kemiringan 45 derajat berkat sistem traksi canggih yang merespons 100 kali lebih cepat dari versi bensin. Kendaraan ini dibekali baterai lithium-ion 118,5kWh dengan arsitektur 800 volt yang diklaim mampu menempuh jarak sekitar 372 mil serta pengisian daya cepat 10% hingga 80% hanya dalam waktu 22 menit.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeskipun pasar kendaraan listrik premium di Amerika Serikat sedang menghadapi tantangan penurunan penjualan dan pencabutan subsidi pajak, pihak pabrikan tetap optimistis. Pasar AS dinilai sebagai prioritas pertumbuhan yang sangat penting bagi JLR karena peluang bagi jenjang merek mewah masih tetap terbuka kuat di tengah transisi elektrifikasi.
Fitur Mewah dan Tantangan Pasar Kendaraan Listrik
Masuk ke bagian interior, kabin Range Rover Electric menawarkan suspensi udara bilik ganda yang jauh lebih senyap dan halus dibanding model-model sebelumnya. Kendaraan mewah ini bahkan dilengkapi fasilitas kulkas interior serta meja lipat untuk menikmati minuman santai di luar ruangan dalam berbagai kesempatan.
Dalam hal pengisian daya di Amerika Utara, Range Rover Electric telah mengusung port North American Charging Standard (NACS) sebagai standar bawaan. Fitur ini memungkinkan para penggunanya untuk memanfaatkan jaringan pengisian luas dari Tesla Supercharger secara langsung tanpa kendala kompatibilitas.
Kendati demikian, banderol harga yang ditawarkan berada di atas sejumlah kompetitor sekelasnya seperti Cadillac Escalade IQ seharga USD 127.000, Mercedes EQS SUV senilai USD 91.000, hingga Lucid Gravity mulai USD 80.000. Posisi harga tersebut menjadikan faktor kemewahan dan warisan merek sebagai daya tarik utama untuk memikat konsumen kelas atas.
Untuk tahap awal, produksi global edisi perdana ini dibatasi hanya sebanyak 2.500 unit saja dan pemesanan sudah mulai dibuka. Pihak manajemen meyakini bahwa kualitas kenyamanan berkendara, akselerasi tanpa jeda, serta kesenyapan yang ditingkatkan lewat elektrifikasi akan menjadi daya tarik utama bagi para pembeli mobil mewah.