De Tomaso Pantera merupakan mobil sport bermesin tengah yang diproduksi oleh pabrikan otomotif asal Italia, De Tomaso, mulai tahun 1971 hingga 1992. Menjadi model paling populer dari merek tersebut, mobil ini berhasil mencatatkan angka produksi lebih dari 7.000 unit selama siklus hidupnya yang membentang selama dua dekade.
Perancangan kendaraan ikonik ini dipercayakan kepada perancang asal Amerika Serikat dari biro desain Carrozzeria Ghia, Tom Tjaarda, sebagai penerus dari model Mangusta. Berbeda dari pendahulunya, Pantera mengusung konstruksi sasis monokok baja yang memberikan kekuatan struktural lebih optimal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDebut publik mobil ini berlangsung di Modena pada Maret 1970 sebelum dipamerkan secara resmi di New York Motor Show beberapa pekan kemudian. Kerja sama strategis kemudian dijalin bersama Ford untuk mendistribusikan kendaraan ini ke pasaran Amerika Serikat melalui jaringan dealer resmi Lincoln-Mercury.
Dapur pacu awal model 1971 mengandalkan mesin bertenaga besar berkapasitas 5.8 liter Ford Cleveland V8 yang mampu menghasilkan output hingga 335 tenaga kuda. Kombinasi torsi melimpah membuat pengemudi tidak perlu sering memindahkan gigi saat melaju di perkotaan.
Evolusi Model dan Akhir Produksi Pantera
Kehadiran model ini langsung menarik perhatian para pencinta otomotif dunia berkat perpaduan desain khas Italia serta ketangguhan mekanis khas Amerika Serikat yang jarang ditemui pada era tersebut.
Perkembangan berlanjut pada tahun 1972 ketika versi GTS diperkenalkan untuk memenuhi kebutuhan pasar Eropa dengan peningkatan kompresi mesin serta komponen performa tinggi. Varian mewah berjuluk Pantera L juga diluncurkan guna memenuhi regulasi emisi serta standar keamanan yang berlaku di Amerika Serikat.
Popularitas kendaraan ini semakin melambung setelah sejumlah pesohor dunia, termasuk musisi legendaris Elvis Presley, kepincut untuk memilikinya sebagai koleksi pribadi di garasi rumah mereka. Kendati demikian, pasokan impor resmi ke Amerika Serikat harus dihentikan oleh pihak Ford pada tahun 1975 setelah mencatat sekitar 5.500 unit terjual.
Meskipun pabrikan asal Amerika menghentikan pasokan mesin aslinya, De Tomaso tetap melanjutkan proses manufaktur dalam jumlah terbatas dengan sumber mesin alternatif dari Australia hingga awal dekade 1990-an.