Dunia maritim Sumatera Utara dikejutkan oleh insiden tragis yang merenggut nyawa tiga anak buah kapal KM Pulau Samosir. Sebagaimana diwartakan oleh Suara Sumut, ketiga korban yang masing-masing bernama Iwan, Garto, dan Mamat meninggal dunia secara mendadak ketika berada di dalam palka kapal.
Peristiwa nahas tersebut bermula pada Senin (31/8/2026) ketika kapal pengangkut ikan ini tengah beroperasi di perairan Pangkalan Brandan. Berdasarkan keterangan resmi, kejadian tragis ini bermula saat salah satu ABK turun ke area palka untuk melakukan pembersihan.
Kadispen Kodaeral I, Kolonel Laut (P) Wahyu Kurniawan menjelaskan bahwa korban pertama tiba-tiba jatuh dan tidak sadarkan diri di dalam ruang tersebut. Upaya penyelamatan yang dilakukan oleh rekan-rekan sesama ABK justru berbuah petaka karena mereka turut tumbang setelah menyusul masuk ke dalam palka.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Melihat kejadian tersebut, korban lainnya berupaya memberikan pertolongan. Namun, kembali terjadi musibah sehingga ketiganya tidak sadarkan diri," ujar Wahyu menggambarkan situasi darurat di atas kapal.
Melihat situasi yang semakin berbahaya, nakhoda kapal segera mengambil keputusan tegas dengan memutar haluan kembali ke daratan tanpa menambah korban jiwa. Jenazah ketiga nelayan tersebut akhirnya berhasil dievakuasi setibanya kapal di kawasan Bagan Deli, Medan.