Berdasarkan laporan media, Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi besar-besaran di jajaran perwira tingginya pada penghujung Agustus 2026. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi menunjuk dua jenderal baru untuk mengemban posisi strategis sebagai pimpinan Kepolisian Daerah.
Kebijakan penyegaran organisasi tersebut tertuang secara resmi dalam Surat Telegram Kapolri dengan nomor ST/1877/VIII/KEP/2026 yang diterbitkan pada tanggal 30 Agustus 2026. Dalam mutasi kali ini, terdapat penunjukkan dua perwira tinggi yang dipercaya memimpin wilayah Papua Barat Daya dan Sulawesi Utara.
Mengutip rincian dari surat telegram tersebut, Brigjen Pol Hengki Haryadi ditunjuk untuk mengisi posisi Kapolda Papua Barat Daya menggantikan Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru. Sebelumnya, Hengki yang merupakan lulusan Akpol 1996 menjabat sebagai Wakil Kapolda Riau.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSementara itu, kursi Kapolda Sulawesi Utara kini dipercayakan kepada Brigjen Pol Yudo Hermanto untuk menggantikan Irjen Roycke Harry Langie yang ditarik ke Mabes Polri. Yudo, yang merupakan alumni Akpol 1997, sebelumnya mengemban tugas sebagai Kepala Biro Pengamanan Internal Divpropam Polri.
Masuknya kedua nama tersebut melengkapi daftar 36 perwira tinggi yang memegang komando kepolisian di tingkat provinsi seluruh Indonesia. Seluruh Kapolda baru yang ditunjuk ini nantinya akan mengemban tanggung jawab langsung kepada Kapolri demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing.