Kabayan News Kabayan News
/home / nasional / Profil Eko Londo, Seniman Legendaris...
NASIONAL

Profil Eko Londo, Seniman Legendaris dan Pelawak Srimulat

By Septy Nusaira Gehntari 3 min read 3 September 2026
Foto ilustrasi Eko Londo, pelawak legendaris asal Srimulat

Foto ilustrasi Eko Londo, pelawak legendaris asal Srimulat

Eko Londo, yang lahir dengan nama Ong Lie Oen dan memiliki nama Indonesia Eko Untoro Kurniawan, adalah seorang tokoh senior di dunia hiburan tanah air yang mendedikasikan hidupnya untuk seni lawak. Beliau dikenal luas oleh masyarakat Indonesia melalui kiprahnya sebagai pelawak, aktor profesional, serta salah satu personel tetap dari grup lawak legendaris Srimulat. Nama panggung beliau kerap disematkan dengan berbagai sebutan unik seperti Eko Handai Taulan, Eko Tralala, hingga Eko Hawai Five O John Aloha.

Peran dan kontribusi penting beliau dalam dunia seni terletak pada kemampuannya menjembatani kesenian lokal tradisional, khususnya ludruk khas Jawa Timur, dengan industri panggung komersial nasional. Melalui gaya lawak spontan, penggunaan atribut khas seperti udheng, serta keluwesan dalam berimprovisasi, beliau berhasil membawa warna komedi daerah ke panggung hiburan skala nasional. Dedikasi ini menjadikan beliau salah satu figur penting dalam sejarah perkembangan seni pertunjukan rakyat di Indonesia.

Latar belakang perjalanan kesenian beliau ditempa dari bawah melalui panggung pementasan rakyat dan ludruk di Surabaya sebelum akhirnya menembus jajaran elite kelompok komedi nasional. Meskipun sempat menghadapi berbagai tantangan pada awal kariernya, ketekunan membawa beliau menembus ketatnya seleksi grup Srimulat pada tahun 1984 dan memperluas jangkauan penontonnya melalui media televisi nasional seperti TVRI.

Artikel profil ini akan mengupas secara mendalam mengenai latar belakang kehidupan, awal mula perjalanan karier kesenian, proses bergabung dengan Srimulat, hingga pencapaian dan dampak nyata dari kiprah seni beliau bagi pelestarian budaya humor tradisional di Indonesia.

Latar Belakang dan Awal Mula Karier

Eko Londo lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 1 Agustus 1957. Beliau dibesarkan dalam lingkungan sosial budaya masyarakat Jawa Timur yang kental dengan tradisi seni pertunjukan rakyat, yang kemudian membentuk karakter panggung dan gaya komunikasi komedinya yang merakyat dan spontan.

Sebelum menjejaki industri hiburan komersial berskala nasional, beliau merintis karier dasarnya di panggung kesenian tradisional ludruk bersama sejumlah tokoh lokal di Surabaya seperti Jalal dan Cak Tohir. Pengalaman berharga di panggung rakyat ini menempa mentalitas serta kepekaan humor jalanan yang kemudian menjadi ciri khas penampilannya.

Pada awal dekade 1980-an, beliau mencoba melangkah lebih jauh dengan melamar untuk bergabung bersama Srimulat, grup lawak paling tenar di Jawa Timur pada masa itu. Pada tahap awal, beliau sempat menghadapi penolakan dari pendiri Srimulat, Teguh Slamet Rahardjo, karena penampilan fisik dan parasnya yang dinilai tidak lazim untuk ukuran standar pelawak panggung saat itu.

Berkat ketekunan, kegigihan, dan semangat belajar yang tinggi untuk terus mendekati para anggota kelompok tersebut, beliau akhirnya resmi diterima sebagai personel tetap Srimulat pada tahun 1984. Momentum ini menjadi titik balik penting yang menandai transisi kariernya dari panggung ludruk lokal menuju pementasan kelompok komedi profesional berskala nasional.

Karier, Peran, dan Pencapaian

Perjalanan karier Eko Londo di dalam kelompok Srimulat berkembang pesat seiring dengan ekspansi gedung pertunjukan grup tersebut ke berbagai kota besar di Pulau Jawa seperti Solo, Semarang, dan Jakarta. Beliau tampil secara konsisten dalam berbagai pementasan sandiwara panggung dan kemudian memperluas jangkauan audiensnya melalui layar kaca televisi nasional, khususnya di stasiun TVRI, dengan menggunakan nama panggung populer Eko Tralala.

Pencapaian utama beliau tidak hanya terbatas pada dunia panggung komedi formal, tetapi juga dalam upaya menjaga pelestarian identitas budaya lokal melalui penggunaan atribut khas daerah serta gaya lawak khas Surabaya. Kiprahnya turut memperluas apresiasi masyarakat luas terhadap standar komedi improvisasi tradisional yang memadukan unsur humor rakyat dengan kritik sosial yang ringan.

Pengakuan atas dedikasi dan kontribusinya di bidang seni budaya daerah juga datang dari berbagai kalangan, termasuk apresiasi khusus dari pemerintah daerah seperti Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang menilai sang seniman telah mendedikasikan hidupnya untuk membawa nama harum Kota Surabaya. Selain itu, beliau juga aktif beradaptasi dengan perkembangan zaman dengan memanfaatkan platform media sosial digital seperti YouTube bersama rekan seprofesinya untuk menjangkau penonton lintas generasi.

Eko Londo mengabdikan diri di dunia seni hingga akhir hayatnya dan berpulang pada tanggal 24 November 2023 di Surabaya. Warisan seni, karakter panggung yang khas, serta dedikasinya dalam melestarikan humor tradisional menjadikan beliau dikenang sebagai salah satu tokoh seniman panggung yang memberikan warna abadi bagi dunia komedi Indonesia.

Topics
tokoh pelawak srimulat seni budaya surabaya
Jurnalis & Analis

Septy Nusaira Gehntari adalah jurnalis yang memiliki ketajaman analisis dalam berbagai isu. Ia dikenal dengan pendekatan humanis dalam menulis dan kemampuannya menyajikan berita kompleks menjadi mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai kalangan.