Mantan ketua bersama West Ham United, David Sullivan, nekat hadir langsung di tribun penonton London Stadium saat klubnya menjamu Portsmouth dalam ajang Carabao Cup pada Sabtu. Kehadiran Sullivan terjadi di tengah saran pengelola stadion agar dirinya tidak datang menyusul adanya tuduhan pelanggaran seksual yang sempat mencuat beberapa waktu lalu.
Berdasarkan laporan media, Sullivan sebelumnya dituduh melakukan perilaku eksploitatif dan predatori oleh tujuh perempuan dalam investigasi gabungan oleh BBC Panorama serta The Times. Pengusaha berusia 77 tahun tersebut secara tegas membantah seluruh tuduhan dan memilih mundur dari jabatannya sebagai ketua bersama klub pada Juni lalu guna fokus membela diri.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePihak London Stadium sempat mengeluarkan pernyataan resmi pada Selasa yang menyebutkan bahwa masalah perlindungan atau safeguarding menjadi dasar pertimbangan mereka memberikan saran agar Sullivan tidak hadir. Pengelola stadion mengkhawatirkan potensi demonstrasi serta tindakan antisosial dari sebagian penonton di tengah situasi yang sensitif.
Kendati demikian, pihak klub menilai tidak ada risiko perlindungan yang sedang berlangsung terkait kehadiran Sullivan di stadion, sehingga ia memutuskan tetap hadir menyaksikan pertandingan. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, laga tersebut tetap berjalan kondusif tanpa ada laporan kericuhan di antara puluhan ribu suporter termasuk pendukung Portsmouth yang datang memadati stadion.
Dari analisis awak media, langkah nekat Sullivan menunjukkan sikap abai terhadap rekomendasi keamanan pengelola stadion demi tetap mendukung langsung klub kesayangannya. Situasi ini tentu memicu perdebatan tersendiri di kalangan suporter West Ham yang masih mencermati perkembangan kasus hukum melibatkan sang mantan petinggi.