AC Milan sempat mencoba melakukan pendekatan di penghujung bursa transfer untuk mendatangkan bek tengah Atalanta Giorgio Scalvini sebelum jendela transfer resmi ditutup.
Upaya mendatangkan pemain bertahan asal Italia tersebut dilakukan setelah manajemen mempertimbangkan berbagai opsi alternatif guna memperkuat lini pertahanan skuad utama.
Pelatih Ruben Amorim sebelumnya juga dikabarkan sangat mengagumi profil bek potensial tersebut dan menilai gaya bermainnya cocok untuk kebutuhan taktik tim.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeNamun, pergerakan transfer tersebut langsung menemui jalan buntu akibat sikap tegas klub asal Bergamo yang mematok valuasi tinggi bagi aset berharga mereka.
Alasan Manajemen AC Milan Mundur dari Perburuan Scalvini
Manajemen klub Rossoneri menilai angka yang diminta Atalanta melampaui batas wajar sehingga memutuskan mundur dan mengurungkan niat menyelesaikan transaksi.
Atalanta menetapkan harga jual Giorgio Scalvini melampaui angka 40 juta euro yang dinilai manajemen Milan tidak sebanding dengan proyeksi investasi jangka pendek.
Direktur klub berpandangan bahwa anggaran sebesar itu bisa dialokasikan untuk mencari opsi pemain lain yang dinilai lebih sesuai dengan neraca keuangan klub.
Sepanjang musim panas ini, daftar incaran lini belakang Milan sempat mencakup sejumlah nama besar termasuk Goncalo Inacio dan John Stones sebelum akhirnya hanya mendatangkan Mario Gila.
Pakar transfer Fabrizio Romano sebelumnya juga melaporkan bahwa perburuan bek tengah menjadi prioritas utama klub hingga hari terakhir penutupan bursa transfer.
Kini bursa transfer telah resmi ditutup dan lini belakang AC Milan akan mengandalkan skuad yang ada untuk mengarungi sisa pertandingan kompetisi musim ini.